Jumat, 8 Mei 2026

Berita Internasional

Daftar 4 Tentara AS yang Tewas Kena Senjata Ampuh Iran di Kuwait

Amerika Serikat mengumumkan empat tentara mereka yang tewas karena serangan Iran di Kuwait.

Tayang:
Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM - Amerika Serikat mengumumkan empat tentara mereka yang tewas karena serangan Iran di Kuwait

Keempat anggota militer Amerika Serikat (AS) tersebut tewas dalam serangan balasan Iran pada Sabtu (27/2/2026).

Dimuat Fox News, mereka yang tewas mulai dari jabatan kapten hingga sersan. 

Mayoritas yang tewas masih muda berusia kurang dari 40 tahun. Bahkan di antaranya ada yang masih berusia 20 tahun. 

Dalam serangan tersebut enam tentara AS terkena serangan namun hanya empat yang dinyatakan tewas

Mereka yakni Kapten Cody A. Khork (35) dari Winter Haven, Florida; Sersan Kelas 1 Noah L. Tietjens (42) dari Bellevue, Nebraska; Sersan Kelas 1 Nicole M. Amor (39), dari White Bear Lake, Minnesota; dan Sersan Declan J. Coady (20) dari West Des Moines, Iowa.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan negara tersebut tidak akan menghentikan perang sekalipun 4 prajurit mereka tewas dalam serangan.

“Kita akan menyelesaikan ini dengan syarat-syarat yang mengutamakan Amerika sesuai pilihan Presiden Trump, bukan orang lain, sebagaimana seharusnya,” kata Hegseth seperti dimuat CT Mirror.

Hegseth mengatakan para korban tewas akibat serangan senjata ampuh Iran yang telah menghantam pusat operasi taktis milik AS yang telah dibentengi.

Baca juga: Keajaiban! Ahmadinejad Hidup Setelah Dilaporkan Tewas Dalam Serangan AS

Pun dengan Presiden AS Donald Trump mengaku tidak akan menghentikan perang sekalipun lebih banyak lagi prajurit AS yang tewas di medan tempur.

“Kemungkinan akan ada lebih banyak anggota militer yang tewas sebelum ini berakhir,” kata Trump.

Diketahui Iran melakukan serangan balasan terhadap sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Serangan balasan ini diluncurkan ke Bahrain, Israel, Kuwait, Abu Dhabi, Yordania, hingga Arab Saudi. 

Iran tidak ragu meledakan sejumlah bangunan yang dianggap terkait dengan militer AS di negara-negara kaya minyak tersebut.

Mulai dari pangkalan militer, pengeboran minyak, hingga hotel yang terkait dengan AS dan Israel tidak luput dari serangan Iran.

Serangan ini bermula dari AS-Israel yang terlebih dahulu meledakan rudal di Teheran, Iran pada Sabtu (27/2/2026) saat kesepakatan nuklir gagal dicapai.

Iran pun terlihat tidak gentar dan terus melakukan serangan.

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved