Jumat, 17 April 2026

Imlek 2026

“Kuda Api” Simbol Semangat dan Harapan, Lukisan Karya SBY ini Terjual Miliaran Rupiah

“Kuda Api” tampil dengan dominasi warna merah dan semburat oranye yang menyala, menghadirkan energi dinamis yang kuat. 

Editor: Joanita Ary
KOMPAS.COM/Tidak Ada
LUKISAN KUDA SBY -- Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, kembali menunjukkan kiprahnya di dunia seni lukis. Dalam rangka perayaan Imlek 2026, ia menghadirkan sebuah karya bertajuk “Kuda Api” yang kemudian dilelang dan terjual dengan nilai fantastis, mencapai Rp 6,5 miliar. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, kembali menunjukkan kiprahnya di dunia seni lukis.

Dalam rangka perayaan Imlek 2026, ia menghadirkan sebuah karya bertajuk “Kuda Api” yang kemudian dilelang dan terjual dengan nilai fantastis, mencapai Rp 6,5 miliar.

Lukisan tersebut diperkenalkan dalam perayaan Imlek yang digelar oleh Partai Demokrat pada 2026.

Momentum itu bukan sekadar seremoni kebudayaan, melainkan juga ajang penggalangan dana yang sarat pesan persatuan dan kepedulian sosial.

Dalam balutan suasana perayaan Tahun Baru Imlek yang hangat dan meriah, karya SBY menjadi pusat perhatian.

“Kuda Api” tampil dengan dominasi warna merah dan semburat oranye yang menyala, menghadirkan energi dinamis yang kuat. 

Kuda dalam tradisi Tiongkok kerap dimaknai sebagai simbol kekuatan, kecepatan, ketangguhan, dan keberuntungan.

Sementara unsur api merepresentasikan semangat, transformasi, serta daya juang.

Secara artistik, sapuan kuas yang tegas dan permainan cahaya dalam lukisan tersebut memperlihatkan karakter ekspresif yang selama ini dikenal dalam karya-karya SBY.

Sejak tidak lagi menjabat sebagai presiden, ia memang aktif melukis dan kerap menggelar pameran tunggal, baik di dalam maupun luar negeri.

Seni baginya menjadi medium kontemplasi sekaligus komunikasi nilai-nilai kemanusiaan.

Lelang lukisan itu dipandu oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan, yang bertindak sebagai pembawa acara.

Proses penawaran berlangsung dinamis hingga akhirnya angka Rp 6,5 miliar disepakati sebagai nilai akhir.

Menurut panitia, seluruh hasil lelang akan disalurkan oleh Partai Demokrat kepada komunitas Tionghoa, khususnya mereka yang membutuhkan.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Momentum ini sekaligus menjadi penegasan komitmen inklusivitas dalam kehidupan berbangsa.

Perayaan Imlek yang dirayakan sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia dipandang sebagai ruang untuk memperkuat harmoni antarwarga.

Melalui karya seni, SBY tidak hanya menghadirkan simbol keberuntungan dan semangat baru, tetapi juga menyampaikan pesan solidaritas lintas komunitas.

Bagi SBY, seni bukan sekadar ekspresi estetika. Ia kerap menyebut bahwa melukis adalah jalan sunyi untuk merefleksikan pengalaman hidup, perjalanan bangsa, serta harapan masa depan.

“Kuda Api” dalam konteks Imlek 2026 menjadi metafora tentang daya juang dan optimisme menghadapi tantangan zaman.

Di tengah dinamika politik nasional, peristiwa ini menghadirkan wajah lain seorang negarawan: sebagai seniman yang karya-karyanya memiliki nilai ekonomi sekaligus nilai sosial.

Laku terjualnya “Kuda Api” hingga miliaran rupiah menunjukkan bahwa karya seni dapat menjadi jembatan antara ekspresi personal dan aksi nyata untuk kepentingan publik.

 

 

Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved