Berita Internasional
Ribuan Warga Iran Serukan Matilah AS Dalam Peringatan Revolusi
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pamerkan persatuan Iran kepada musuh yang mencoba mengoyak politik negara tersebut.
WARTAKOTALIVE.COM - Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pamerkan persatuan Iran kepada musuh yang mencoba mengoyak politik negara tersebut.
Baru-baru ini diketahui Iran diguncang instabilitas politik di mana ribuan pengunjuk rasa tewas karena menentang kepemimpinan Ali Khamenei dalam Republik Islam Iran.
Unjuk rasa ini dipicu karena krisis ekonomi di Iran yang tidak kunjung usai sejak minyak mentah mereka diblokir oleh barat.
Namun demikian pihak Iran menuding bahwa unjuk rasa tersebut disponsori oleh barat dan Israel yang hendak mengguncang persatuan Iran.
Melawan narasi yang membenci rezim, ribuan rakyat Iran turun ke jalan memperingati hari revolusi Islam yang ke-47 tahun.
Dimuat Al Jazeera, dalam peringatan tersebut kerumunan massa membanjiri Teheran dan kota-kota lain pada hari Rabu (11/2/2026) untuk merayakan berdirinya Republik Islam dan menunjukkan solidaritas kepada pemerintah selama salah satu periode paling bergejolak dalam sejarah Iran baru-baru ini.
Para demonstran memadati jalanan sambil membawa potret Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri Republik Islam, bersama dengan bendera Iran dan Palestina.
Banyak yang hadir meneriakkan, "Matilah Amerika!" dan "Matilah Israel!"
Aksi solidaritas ini kemudian dipuji oleh Ali Khamanei pada Kamis (12/2/2026).
Ali Khamenei memuji partisipasi besar-besaran dan menyeluruh rakyat Iran dalam demonstrasi 11 Februari.
Dia menggambarkannya sebagai tanda nyata persatuan nasional, peningkatan kekuatan Republik Islam, dan sumber kekecewaan bagi para musuhnya.
Dimuat situs Wana Ayatollah Seyed Ali Khamenei, dalam pesan yang disiarkan televisi, mengatakan bahwa kehadiran luas masyarakat dari semua lapisan selama peringatan Revolusi Islam 1979 membawa kehormatan bagi negara dan memperkuat posisi Iran.
Utamanya dalam menghadapi tekanan dan ancaman eksternal.
Baca juga: Rayakan Revolusi, Rakyat Iran Bakar Patung Iblis Baal yang Diduga Disembah Elit Global
Simbol Revolusi Iran itu juga menekankan bahwa demonstrasi besar-besaran tersebut mengirimkan pesan yang jelas bahwa bangsa Iran tidak akan menyerah pada tuntutan dan harapan musuh-musuhnya.
Pemimpin Tertinggi menggambarkan hasil utama dari gerakan publik ini sebagai peningkatan martabat, kekuasaan, dan kemerdekaan nasional, menekankan pentingnya menjaga kohesi dan persatuan sosial sebagai aset strategis nasional.
Ayatollah Khamenei mengatakan bahwa demonstrasi tersebut mencerminkan identitas nasional dan karakter kolektif Iran.
Khamanei juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua peserta atas peran mereka dalam demonstrasi nasional tersebut.
Sebagai penutup pesannya, Pemimpin Tertinggi mengucapkan terima kasih kepada bangsa Iran dan menggarisbawahi perlunya menjaga persatuan nasional sebagai faktor kunci dalam menghadapi tantangan di masa depan dan memajukan kemajuan negara.