Selasa, 28 April 2026

Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Dirjenpas Tinjau 7 Lapas Terdampak Banjir Aceh, Operasional Banyak Terganggu

Tujuh lapas dan rutan terdampak banjir di Aceh. Lapas Kuala Simpang paling parah, operasional lumpuh, sejumlah petugas ikut terdampak

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
Istimewa/dokumentasi
LAPAS ACEH - Dirjenpas Mashudi meninjau tujuh lapas dan rutan terdampak banjir di Aceh. Lapas Kuala Simpang paling parah, operasional lumpuh, sejumlah petugas ikut terdampak. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imipas, Mashudi meninjau tujuh lapas dan rutan di Aceh yang terdampak banjir, Sabtu (6/12/2025).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan operasional Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan tetap berjalan, sekaligus melakukan mitigasi risiko dan pemulihan layanan.

Lapas dan rutan yang terdampak antara lain Lapas Perempuan Sigli, Lapas Lhoksemawe, Lapas Lhoksukon, Lapas Langsa, Lapas Narkotika Langsa, Lapas Kuala Simpang, dan Lapas Singkil. 

Sementara Lapas Idi, Lapas Bener Meriah, Lapas Takengon, Lapas Blangkejeren, dan Lapas Kutacane sulit diakses akibat putusnya jembatan dan jalan.

Baca juga: Bawa Rp 1 Miliar, Wali Kota Depok Bareng Dedi Mulyadi Terbang ke Aceh

“Dampak kerusakan bervariasi, dari ringan hingga berat. Lapas Kuala Simpang paling parah, banjir air dan lumpur masih menggenangi sehingga kegiatan perkantoran lumpuh,” ujar Mashudi, dalam keterangannya, Minggu (7/12/2025).

Mashudi juga menyebutkan kebutuhan mendesak berupa genset, lampu darurat, perlengkapan makan-minum, pompa air, senter, dan steamer. 

Beberapa petugas lapas juga terdampak, dengan rumah rusak berat.

Bantuan telah diberikan langsung kepada mereka, termasuk pegawai Lapas Langsa dengan tiga anak yang rumahnya rusak parah.

Dirjenpas hadir bersama sejumlah direktur terkait untuk melihat langsung kondisi lapas dan mempermudah koordinasi pemulihan dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, PLN, dan pihak terkait lainnya.

“Kami mohon doa agar lapas dan rutan yang terdampak segera pulih dan kembali melayani masyarakat seperti semula,” tutup Mashudi. (m31)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved