Berita Jakarta
20 Anak yang Sakit Diduga karena RDF Rorotan Sudah Dapat Layanan Kesehatan
20 anak yang sakit akibat operasional pengolahan sampah RDF Rorotan sudah mendapat perawatan.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sebanyak 20 anak di RT 18 Cakung Timur, Jakarta Timur, mengalami sakit diduga akibat uji coba operasional fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto memastikan warga yang terdampak sudah mendapatkan layanan kesehatan.
Pihaknya, kata dia, terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan telah dilakukan sejak awal pekan untuk memastikan penanganan kesehatan bagi warga terdampak.
“Hari Senin sore sudah berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan. Dan dari hari Selasa, tim kesehatan dari Puskesmas Rotan ataupun dari Cakung sudah memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. Itu yang saya terima dari laporan dari Bu Kadis Kesehatan,” ujar Asep, Kamis (6/11/2025).
Baca juga: Pengolahan Sampah di RDF Rorotan Bikin Warga Kesal, Pramono Minta Uji Coba Dihentikan
Dia mengatakan, Puskesmas Cakung telah menerima 11 pasien dengan keluhan batuk-pilek, baik tanpa demam maupun disertai demam.
Adapaun sebagian dari 20 anak yang sebelumnya dilaporkan sakit kini mulai pulih.
Namun demikian, Asep belum bisa memastikan apakah keluhan kesehatan itu sepenuhnya dipicu oleh aktivitas operasional RDF Rorotan.
“Mungkin sama-sama kita ketahui bahwa memang kondisi saat ini kan kondisi pancaroba. Jadi memastikan bahwa memang itu akibat dari dampak RDF Rorotan, ya kita juga nggak bisa memastikan itu,” jelas Asep.
DLH tetap menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Tim DLH memeriksa sumber bau yang diduga berasal dari air lindi serta potensi kebauan lain dari fasilitas RDF tersebut.
Pihaknya, kata dia, tetap menangani keluhan yang dilaporkan oleh masyarakat setempat.(m27)
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
| KemenHAM DKI Bentuk 7 Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian di Jakarta |
|
|---|
| Pemprov DKI Tindak Tegas Pedagang yang Olah Daging Ikan Sapu-sapu Jadi Makanan |
|
|---|
| Pemkot Jaktim Sosialisasi Kependudukan, Sasar Pendatang Baru |
|
|---|
| Sasar ASN, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026 di Balai Kota Jakarta |
|
|---|
| Didominasi Usia Produktif, 7.911 Warga Pendatang Baru Masuk Jakarta setelah Lebaran 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Asep-Kuswanto-soal-RDF-Rorotan456.jpg)