Penanganan Sinus dan Dengkuran Kini Manfaatkan Teknologi Modern dan Minimal Invasif
Layanan medis THT modern dan minimal invasif kini ada di Indonesia melalui Pusat Terpadu Penanganan Sinus dan Dengkuran sebagai solusi modern.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Layanan medis THT modern dan minimal invasif kini ada di Indonesia melalui Pusat Terpadu Penanganan Sinus dan Dengkuran di RS Mandaya Royal Puri.
Pasien dengan berbagai gangguan THT, mulai dari sinusitis kronis, radang amandel, hingga Obstructive Sleep Apnea (OSA) yang sering ditandai dengan gejala mendengkur kini bisa dapat solusi.
Public Relation Manager Mandaya Hospital Group, Erwin Suyanto mengatakan kehadiran teknologi-teknologi ini adalah bukti komitmen dalam memberikan solusi modern yang aman dan nyaman.
"Pasien kini tidak perlu lagi takut operasi besar. Teknologi minimal invasif seperti QMR, balloon sinuplasty, dan plasma coblation membuat tindakan medis lebih presisi, minim perdarahan, dan tidak merusak jaringan sehat," ucapnya lewat keterangan, Minggu (5/10/2025).
Balloon sinuplasty, adalah prosedur revolusioner yang bekerja dengan memasukkan balon kecil ke dalam hidung untuk membuka saluran sinus yang tersumbat tanpa memerlukan operasi besar.
Prosedurnya singkat, hanya sekitar 15–20 menit, tanpa sayatan besar, dan pasien bahkan dapat langsung pulang setelah tindakan.
Ada juga Quantum Molecular Resonance (QMR), teknologi berbasis gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi untuk mengatasi Obstructive Sleep Apnea.
QMR bekerja dengan cara mengecilkan jaringan berlebih yang menyumbat saluran napas secara presisi tanpa merusak jaringan sehat.
Baca juga: Tak Gentar Dipolisikan Mantan Karyawan, Ashanty Pastikan Aib Ayu Chairun Akan Segera Terbongkar
Untuk pasien dengan masalah radang amandel, tersedia teknologi plasma coblation, yang memanfaatkan energi plasma bersuhu rendah untuk mengurangi jaringan bermasalah tanpa merusak jaringan sehat.
Dengan metode ini, dokter dapat melakukan tonsilotomi, yaitu mengangkat hanya bagian amandel yang bermasalah sehingga fungsi alami amandel sebagai sistem imun tetap terjaga.
“Pemulihan lebih cepat, nyeri berkurang, dan hasilnya lebih efektif untuk kualitas hidup pasien,” kata Erwin.
Peluncuran pusat ini merupakan hasil kerja sama strategis antara RS Mandaya Royal Puri dengan Ultrastructural Biophysics Research Institute (UBRI), yaitu lembaga riset medis yang berbasis di Italia.
Dengan bekal tersebut, kini pasien di Indonesia tidak perlu lagi bepergian ke luar negeri untuk mendapatkan layanan THT canggih berstandar internasional.
Erwin Suyanto menambahkan, filosofi Mandaya tidak hanya soal kecanggihan teknologi, tetapi juga soal kenyamanan pasien.
“Kami ingin setiap pasien terbebas dari rasa takut terhadap operasi besar. Pasien bisa pulih lebih cepat dan tetap mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkapnya.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Setelah Mengidap Sinusitis Kronis, Ashanty Selalu Membawa Obat-Obatan Saat Melakukan Aktivitas |
|
|---|
| Ashanty Dirawat Lagi di Rumah Sakit Setelah Indera Penciumannya Tidak Bisa Merasakan Aroma Makanan |
|
|---|
| Ashanty Malu Sering Sakit-sakitan hingga Dirawat di RS, Berjuang Tetap Sehat Demi Suami dan Anak |
|
|---|
| Ashanty Didiagnosa Idap Sinusitis Kronis dan Berharap Tidak Jalani Operasi, Upayakan Pengobatan Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Layanan-medis-THT-modern-dan-minimal-invasif-kini-ada-di-Indonesia.jpg)