Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Jakarta

Langkah Pencegahan Penyakit, DPRD DKI Jakarta Dukung Program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

DPRD dan Pemprov DKI Jakarta memberikan perhatian khusus Program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah untuk deteksi dini masalah kesehatan siswa.

Tayang: | Diperbarui:
dok. DPRD DKI Jakarta
DPRD dan Pemprov DKI Jakarta memberikan perhatian khusus Program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah untuk deteksi dini masalah kesehatan siswa. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemeriksaan kesehatan di sekolah merupakan langkah penting menjaga kualitas hidup dan masa depan siswa, terutama di kota besar seperti Jakarta. 

Kepadatan aktivitas belajar serta lingkungan perkotaan yang penuh tantangan, membuat kesehatan siswa mendapat perhatian khusus DPRD bersama Pemprov DKI Jakarta.

Melalui pemeriksaan kesehatan rutin, sekolah dapat mendeteksi dini masalah kesehatan siswa. Seperti gangguan penglihatan, anemia, malnutrisi, hingga penyakit menular.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan juga membantu siswa lebih sadar akan pentingnya pola hidup sehat. Mulai dari menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, hingga rutin berolahraga. 

Bagi para guru dan orangtua, hasil pemeriksaan ini menjadi acuan dalam memberikan pendampingan yang tepat kepada anak-anak.

Dukungan dari DPRD DKI Jakarta terhadap pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah bukan tanpa alasan. 

Pemeriksaan kesehatan di sekolah berperan sebagai upaya preventif mencegah penyakit sejak dini. Dengan demikian, siswa dapat tumbuh sehat, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan dengan lebih baik.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira mendukung pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah (CKG Sekolah). Menurutnya, dengan pelaksanaan CKG Sekolah, siswa akan mawas diri terhadap kondisi kesehatan, sekaligus sebagai pencegahan penyakit.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira mendukung pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah (CKG Sekolah).

Dengan begitu, siswa akan mawas diri terhadap kondisi kesehatan. Sekaligus sebagai pencegahan penyakit. 

"Kami sangat mendorong program ini karena positif dan bermanfaat," ujar Farah, beberapa waktu lalu.

Program CKG Sekolah, lanjut Farah, siswa dapat mengetahui kondisi kesehatan. Layanan tersebut berpeluang besar membangun akses kesehatan yang merata.

Dengan demikian, akses kesehatan tidak hanya terbatas pada kalangan tertentu. "Kalau medical check up di rumah sakit biasanya hanya dinikmati sebagian orang," tandasnya.

Diketahui, Dinkes DKI Jakarta menargetkan 1.997.082 anak mengikuti program tersebut. Mencakup siswa SD hingga SMA. Usia anak 7–17 tahun. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved