Senin, 20 April 2026

Mudik 2026

Puncak Mudik 2026, Meski Padat Arus di Tol MBZ Masih Lancar Sejak Pagi

Arus puncak mudik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah ruas tol utama yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah timur Pulau Jawa.

Editor: Joanita Ary
Warta Kota/Muhammad Azzam
PUNCAK ARUS MUDIK - Arus puncak mudik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah ruas tol utama yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah timur Pulau Jawa. Berdasarkan pantauan rekaman CCTV Travoy milik Jasa Marga pada Rabu (18/3/2026), lalu lintas kendaraan di ruas Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) Toll Road terpantau ramai namun masih bergerak lancar. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Arus puncak mudik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah ruas tol utama yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah timur Pulau Jawa.

Berdasarkan pantauan rekaman CCTV Travoy milik Jasa Marga pada Rabu (18/3/2026), lalu lintas kendaraan di ruas Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) Toll Road terpantau ramai namun masih bergerak lancar.

Dari tayangan tersebut, sisi kiri layar menunjukkan kondisi di ruas Tol Jakarta-Cikampek, khususnya di KM 43 jalur layang MBZ.

Arus kendaraan tampak meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya, dengan dominasi kendaraan pribadi yang mengarah ke timur.

Meski volume kendaraan mengalami kenaikan sejak pagi hari, laju kendaraan relatif stabil tanpa antrean panjang.

Sementara itu, pada sisi kanan layar yang memperlihatkan kondisi di Gerbang Tol Cikatama simpul pertemuan arus dari arah Jakarta menuju Tol Trans Jawa lalu lintas juga terpantau lancar. 

Kepadatan sesekali terjadi, terutama saat kendaraan melakukan transaksi pembayaran di gerbang tol, yang menyebabkan perlambatan bersifat temporer.

Peningkatan volume kendaraan ini sejalan dengan dimulainya periode puncak arus mudik Lebaran, di mana masyarakat mulai bergerak keluar dari wilayah Jabodetabek menuju kampung halaman.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, kepolisian bersama operator jalan tol telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way nasional.

Rencananya, skema one way akan diberlakukan mulai dari KM 70 ruas Tol Cikampek hingga KM 414 di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.

Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan dan memperlancar arus kendaraan menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Meski kondisi lalu lintas terpantau masih terkendali, para pemudik diimbau untuk tetap mempersiapkan perjalanan dengan matang, termasuk memastikan kecukupan bahan bakar, saldo uang elektronik, serta kondisi fisik pengemudi.

Pengguna jalan tol juga disarankan memantau informasi lalu lintas secara berkala guna menghindari titik-titik kepadatan yang berpotensi terjadi seiring meningkatnya volume kendaraan.

Dengan tren peningkatan yang terus terjadi sejak pagi hari, arus kendaraan diperkirakan akan terus bertambah hingga malam nanti, seiring semakin banyaknya pemudik yang memanfaatkan waktu libur untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman.

 

 

 

 

 

 

Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved