Rabu, 20 Mei 2026

Lebaran

Kemenhub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran Jatuh pada 18 Maret 2026

Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan Rabu, transportasi darat dan kendaraan pribadi masih dominan.

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/M. Rifqi Ibnumasy
PUNCAK MUDIK LEBARAN - Irjen Kemenhub, Djarot Tri Wardhono di Terminal Jatijajar, Jatijajar, Depok pada Selasa (17/3/2026). Dirinya memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu (18/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kemenhub memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026.
  • Irjen Djarot Tri Wardhono menyebut arus mudik mulai naik sejak Selasa malam, dengan transportasi darat dan kendaraan pribadi mendominasi.
  • Masyarakat diimbau memeriksa kondisi kendaraan dan menjaga kesehatan serta stamina sebelum perjalanan jauh agar mudik tetap aman dan lancar.

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026/1447 H terjadi pada Rabu (18/3/2026) esok.

Menurut Irjen Kemenhub, Djarot Tri Wardhono, arus mudik mulai mengalami kenaikan signifikan pada Selasa (17/3/2026) malam ini.

“Malam ini sudah mulai naik sampai tanggal 18, kita kira-kira adalah puncak mudik dari arah Jakarta dan sekitarnya,” kata Djarot saat ditemui di Terminal Jatijajar Depok.

Pada arus mudik kali ini, transportasi darat masih mendominasi dengan jumlah pemudik terbanyak.

Selain itu, masyarakat juga masih banyak menggunakan angkutan pribadi untuk mudik ke kampung halaman. 

“Darat dan angkutan pribadi masih mendominasi,” ungkapnya.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2026, One Way Nasional dari KM 70–236 Tol Trans Jawa Siap Diterapkan

Djarot mengimbau, bagi masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan pribadi agar mengecek kondisi kendaraannya terlebih dahulu.

Selain itu, pemudik juga diharapkan menjaga kesehatan dan stamina sebelum bepergian jauh.

“Saya berharap dicek dulu kendaraannya apakah benar-benar sehat, dan pastikan bahwa kendaraan itu sehat untuk mudik ke wilayah tujuan masing-masing, dan jaga kesehatan dan stamina selama mudik,” pungkasnya. (m38)

One Way Nasional dari KM 70–236 Tol Trans Jawa

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan one way nasional pada Rabu (18/3/2026) mulai pukul 10.00 WIB atau 12.00 WIB untuk mengantisipasi puncak arus mudik

Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri dan mengikuti arahan petugas di lapangan. 

Informasi tersebut disampaikan Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, Selasa (17/3/2026).

"Kami memberlakukan one way nasional pada 18 Maret besok, tepatnya antara jam 10 atau 12, untuk mengantisipasi puncak arus mudik," kata Fiki Novian.

Baca juga: Link CCTV untuk Memantau Arus Mudik 2026, Perhatikan Kondisi Lalu Lintas sebelum Memulai Perjalanan

"Skenario ini disiapkan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat yang mudik," lanjutnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi one way nasional.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu besok dan skenario Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) siap diterapkan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat. 

Rekayasa lalu lintas itu bersifat dinamis dan diterapkan situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan.

Baca juga: 40 Persen Warga Jadetabek Pulang Kampung, Kapolda Metro Jaya Prediksi Puncak Mudik Selasa Malam Ini

Beberapa skema yang disiapkan di antaranya lajur lawan arah contraflow, one way lokal, hingga one way nasional. 

Apabila parameter kepadatan telah terpenuhi lebih awal, skema rekayasa lalu lintas akan diberlakukan lebih cepat. 

Skema one way tahap pertama dari KM 70 hingga KM 236 dan diperluas dari tahun sebelumnya yang hanya diterapkan hingga KM 188 di Tol Trans Jawa. 

"Apabila masih terjadi kepadatan, skema tersebut akan langsung diperpanjang hingga KM 414," kata Fiki Novian. 

Pemudik diminta tetap mengutamakan keselamatan, Ikuti arahan petugas dilapangan, dilarang pindah jalur kecuali pada lokasi yang ditentukan petugas. 

Pintu keluar rest area yang ada di jalur B arah Jakarta akan menjadi pintu masuk rest area dan sebaliknya.

Pengguna tol yang mengarah ke Jakarta akan diarahkan keluar tol dan yang terlanjur di rest area keluar melalui GT yang dilalui sebelumnya.

Prediksi Puncak Mudik

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, mengatakan, sebanyak 40 persen warga Jadetabek (Jakarta, Depok, Tangggerang, Bekasi) telah meninggalkan daerah masing-masing untuk mudik.

Sejak Operasi Ketupat Jaya 2026 dimulai, arus mudik masih cenderung ramai lancar meski ada peningkatan volume pergerakan orang dan kendaraan. 

Kapolda memprediksi, puncak arus mudik terjadi pada Selasa (17/3/2026) malam hingga Rabu (18/3/2026). 

"Sudah sekitar 40 persen warga (Jadetabek) mudik, kemungkinan nanti sore dan besok meningkat," kata Asep Edi Suheri usai meresmikan Kantor Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polres Metro Bekasi di Industri GIIC Deltamas Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/3/2026). 

Baca juga: Link CCTV untuk Memantau Arus Mudik 2026, Perhatikan Kondisi Lalu Lintas sebelum Memulai Perjalanan

Kapolda mengungkapkan, pihaknya hari ini akan melakukan pengawasan ke Terminal Bus Pulogebang, Stasiun Pasar Senin, dan Bandara Soekarno Hatta. 

Sejauh ini situasi arus lalu lintas di ruas tol maupun arteri menuju Cikampek masih lancar. 

"Belum ada rekayasa lalin contraflow atau one way," kata Asep Edi Suheri. 

Ia mengimbau agar masyarakat yang mudik untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, seperti mematikan colokan listrik, tabung gas, pintu maupun jendela. 

Baca juga: Cerita Pedagang Kue Ikut Mudik Gratis ke Surabaya Difasilitasi Pemkab Karawang, Bisa Hemat Rp 4 Juta

Untuk memastikan keamanan lingkungan, Kapolda Metro Jaya mengintruksikan jajaran polres hingga polsek agar melakukan patroli dan memperkuat pengamanan bersama unsur masyarakat seperti RT/ RW. 

"Warga yang mudik agar cek kembali rumahnya dan kendaraannya bisa dititipkan di seluruh polres dan polsek," ucap Asep Edi Suheri.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved