Kriminalitas
Waspada Daging Sapi Daging Beku Kedaluwarsa, Polisi Gagalkan Peredaran 9 Ton di Jakarta
Bareskrim Polri menyita tiga truk berisi 9 ton daging beku impor kedaluwarsa yang hendak diedarkan ke pasar tradisional.
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Sat Resmob Bareskrim Polri menggagalkan peredaran sekitar 9 ton daging beku impor kedaluwarsa yang rencananya didistribusikan ke sejumlah pasar tradisional.
- Polisi menyita tiga truk berisi daging yang diduga tidak layak konsumsi serta mengamankan satu orang terduga pelaku.
- Penindakan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat menjelang Idul Fitri.
- Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi lain.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Satuan Reserse Mobil (Sat Resmob) Bareskrim Polri menggagalkan upaya peredaran daging beku impor kedaluwarsa yang rencananya akan didistribusikan ke sejumlah pasar tradisional di Jakarta.
Dalam operasi tersebut, polisi menyita tiga truk yang mengangkut sekitar 9 ton daging yang diduga tidak layak konsumsi.
Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Teuku Arsya Khadafi mengatakan, penindakan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan peredaran daging bermasalah menjelang Lebaran.
“Setelah dilakukan penyelidikan, petugas kemudian melakukan penindakan dan mengamankan seseorang yang diduga terlibat dalam peredaran daging beku impor kedaluwarsa,” ujar Arsya kepada awak media, Minggu (8/3/2026).
Dari lokasi penggerebekan, petugas menemukan tiga truk yang memuat daging beku impor dengan total berat sekitar 9 ton.
Seluruh barang bukti beserta pihak yang diduga terlibat langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini diamankan tiga truk dengan barang bukti daging beku kedaluwarsa seberat 9 ton,” kata Arsya.
Baca juga: Doa Habib Jafar untuk Vidi Aldiano di depan Kabah Bikin Bergetar: Ya Allah, Jaga Dia
Meski demikian, polisi belum membeberkan detail kasus tersebut, termasuk lokasi penggerebekan.
Arsya menegaskan pihaknya meningkatkan pengawasan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah guna mencegah pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan menjual bahan pangan yang tidak layak konsumsi.
Saat ini para terduga pelaku telah dibawa ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan.
“Kami masih mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi lain yang terlibat dalam peredaran daging kedaluwarsa,” jelasnya. (m31)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Tarik Rp 139 Juta, 2 Pelaku Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi di Serang dan Tangerang Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pengedar Liquid Etomidate di Apartemen hingga Bubarkan Tawuran di Kabupaten Tangerang |
|
|---|
| Pria Tewas setelah Dikeroyok di Tempat Biliar di Grogol Petamburan Jakarta Barat, Ini Kronologinya |
|
|---|
| Polisi Kejar Pelaku Jambret Ponsel WN Italia di Menteng Jakpus, Ponsel Turis Polandia Sudah Kembali |
|
|---|
| Penjambretan WNA di Bundaran HI, DPRD DKI Jakarta Desak Patroli Diperketat hingga Penambahan CCTV |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/daging-sapi-naik1.jpg)