Kamis, 23 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Cegah Keracunan, Kemenkes Akan Awasi Ketat Program MBG

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pihaknya akan rutin mengontrol kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Editor: Joanita Ary
Tangkapan layar/kompas.com
KEMENKES AWASI MBG -- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pihaknya akan rutin mengontrol kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

WARTAKOTALIVECOM, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pihaknya akan rutin mengontrol kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah itu dilakukan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai respons atas kasus keracunan yang menimpa sejumlah penerima manfaat program tersebut.

Budi mengatakan, pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan makanan, hingga penyajian di lapangan.

“Dan kita tadi sudah bersama-sama dengan BGN, akan mengontrol proses persiapan makanannya, mulai dari pemilihan bahannya, kemudian juga pengolahan makanannya, kemudian penyajiannya seperti apa,” ujar Budi di kantor Kementerian Kesehatan, Minggu (28/9/2025).

Menurutnya, insiden keracunan yang terjadi belakangan ini menunjukkan masih ada celah dalam tata kelola program yang melibatkan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Kemenkes menilai, kendala terbesar bukan hanya soal kapasitas sumber daya manusia di lapangan, tetapi juga standar kebersihan serta mutu bahan pangan yang digunakan.

Budi menekankan bahwa Kemenkes dan BGN akan memastikan setiap tahapan distribusi makanan mengikuti prosedur operasi standar (SOP).

Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif agar kasus serupa tidak kembali terulang.

“Fokus kami adalah memastikan anak-anak penerima MBG mendapatkan makanan sehat, aman, dan sesuai standar gizi,” katanya.

Program MBG yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto sejauh ini sudah menjangkau puluhan juta penerima di seluruh Indonesia.

Namun, rentetan kasus keracunan membuat publik menyoroti aspek kualitas dan keamanan makanan.

Dengan adanya pengawasan bersama Kemenkes dan BGN, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap program ini dapat kembali pulih.

Penguatan kontrol mutu juga dinilai penting untuk menjaga kredibilitas program yang sejak awal dirancang sebagai investasi besar dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Keberhasilan MBG tak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi juga dari kualitas layanan yang mampu menjamin kesehatan generasi penerus bangsa.

Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved