BPJS Kesehatan
Aplikasi Mobile JKN Permudah Listia Akses Layanan Kesehatan
Aplikasi Mobile JKN telah mengubah cara Listia Yuliani (45), seorang ibu rumah tangga untuk mengakses layanan kesehatan secara online.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Digitalisasi telah menjadi kekuatan utama yang mendorong perubahan dalam berbagai aspek kehidupan.
Hal perubahan ini tengah dirasakan oleh Listia Yuliani (45), seorang ibu rumah tangga asal Desa Pabuaran, Bojong Gede, Kabupaten Bogor saat memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk mempermudah pengelolaan kesehatan keluarganya.
Listia merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmentasi Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (PBI-APBN) sejak tahun 2018.
Menurut Listia, Aplikasi Mobile JKN telah mengubah cara ia mengakses layanan kesehatan. Sebelumnya, ia sering kesulitan mengurus administrasi kesehatan, terutama saat harus mengubah fasilitas kesehatan tempat ia terdaftar.
Namun, sejak menggunakan Aplikasi Mobile JKN, semua proses administrasi menjadi jauh lebih sederhana dan cepat.
“Saya tahu tentang aplikasi Mobile JKN saat ingin berobat ke faskes. Awalnya saya pikir sulit digunakan, tapi ternyata sangat mudah. Sekarang, saya bisa mengurus banyak hal, seperti cek kepesertan dan mengganti faskes, hanya lewat ponsel,” ujar Listia, seperti dikutip dalam keterangan resmi BPJS Kesehatan, Sabtu (21/12/2024).
Listia menceritakan pengalaman pertamanya mengganti faskes melalui aplikasi ini. Sebagai ibu rumah tangga sekaligus anggota aktif kegiatan di tempat tinggalnya, Listia tidak hanya sibuk dengan kegiatan sosial, ibu dengan dua orang anak yang diurusnya seorang diri juga harus memastikan kesehatan keluarganya agar terus terjaga.
Karena kesehariannya membutuhkan waktu yang banyak membuat dirinya sibuk. Ketika dirinya ingin berobat dan faskes yang dituju sangat jauh dari rumahnya, sehingga menyulitkan Listia dan keluarganya untuk mendapatkan layanan kesehatan yang cepat.
“Proses mengganti faskes sangat mudah dan tidak memakan waktu lama. Apalagi buat saya yang mengurus semua sendiri untuk kedua anak saya. Mudah sekali hanya beberapa klik saja, faskes saya sudah berubah ke yang lebih dekat dengan rumah. Saya tidak perlu antre ke kantor BPJS Kesehatan seperti dulu untuk ngurusin pindah faskes,” jelas Listia.
Selain fitur perubahan faskes, Listia sering memanfaatkan aplikasi ini untuk mengecek status kepesertaan anggota keluarganya, mengelola informasi tagihan dan mendaftar layanan kesehatan secara online.
Menurutnya, Mobile JKN memberikan rasa aman dan tenang, karena semua informasi terkait layanan kesehatan ada dalam genggaman.
“Saya juga menggunakan fitur pendaftaran layanan kesehatan. Jadi, kalau anak saya tiba-tiba sakit, saya tinggal daftar Antrean Online dulu lewat aplikasi sebelum ke faskes. Prosesnya cepat dan sangat membantu,” tambahnya.
Listia merasa aplikasi ini memberikan kemudahan luar biasa dalam mengelola kebutuhan kesehatan keluarganya.
Fitur-fitur yang disediakan dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama bagi seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya mengurus anak.
“Bagi saya, ini adalah solusi yang sangat relevan untuk ibu rumah tangga. Kita biasanya sibuk mengurus keluarga, jadi butuh sesuatu yang praktis. Aplikasi Mobile JKN membuat semuanya jadi lebih sederhana,” katanya.
| Charles Honoris Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan, Suntikan Dana Pemerintah Belum Ada |
|
|---|
| Pasien Hemodialisa Akui BPJS Kesehatan Bantu Jalani Pengobatan Tanpa Beban Biaya |
|
|---|
| Pasien BPJS Kesehatan Akui Pelayanan Baik Saat Jalani Hemodialisa |
|
|---|
| Mudik Lebaran 2026, Peserta JKN Tetap Bisa Akses Layanan Kesehatan di Luar Domisili |
|
|---|
| Antonius Merasa Tenang Jalani Terapi Hemodialisa Berkat BPJS Kesehatan di RS St. Carolus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Listia-peserta-program-JKN.jpg)