Postingan Mahfud MD Seperti Menyindir Sikap Prabowo Subianto
SEBUAH postingan Mahfud MD terasa seperti sedang menyindir Prabowo Subianto yang berniat maju di Pilpres 2019.
SEBUAH postingan Mahfud MD terasa seperti sedang menyindir Prabowo Subianto yang tengah menggalang segalanya untuk maju di pemilihan presiden 2019.
Mahfud memposting tulisan yang bernada sindiran itu di akun instagramnya @mohmahfudmd, Selasa (17/7/2018) malam.
@mohmahfudmd menulis 'Dalam berargumentasi atau berpendapat, jangan asal bicara, perlu adanya sistematis, serta karakter penyampaian yang masuk akal, kuat dan berbasis data.'
Beberapa warganet pun menganggap postingan @mohmahfudmd sebagai sindiran untuk kubu lawan, Prabowo Subianto.
@kuntjoromalik menulis 'Gue demen bgt tiap liat kepsion nye prof mahfud , g panjang tp artinya lebih dari tertara rapih dan berkelas , beda sama warung sebelah'.
@denywenk menulis 'Beda ya sama sebelah, berebut kekuasaan. Memaksakan kehendak.'
Sebelumnya Prabowo Subianto memang sempat dianggap berpendapat tanpa data jelas terkait mark up pembangunan LRT.
Prabowo Subianto menyebutkan bahwa nilai pembangunan light rail transit ( LRT) Palembang menimbulkan polemik.
Dalam sebuah pidatonya di Palembang Kamis lalu, Prabowo merasa sangsi dengan nilai investasi LRT Palembang yang mencapai Rp 12,5 triliun dengan panjang 24 kilometer.
Baca: Prabowo Subianto Minta Maaf ke PBNU: Saya Akan Panggil Fadli Zon, Jangan Ketus Kepada Kiyai NU
Baca: Najwa Shihab Tanya Soal Embel-embel Mantan Napi Pembunuh Pada Tommy Soeharto, Begini Jawabnya
Baca: Fahri Hamzah Mengaku Hampir Semua Partai Politik Mengajaknya Pindah
Menurut Prabowo, riset indeks pembangunan LRT di dunia menyebutkan biaya pembangunan LRT 8 juta dollar AS per kilometer.
Namun di Indonesia, melebihi jumlah itu. Dia pun menyimpulkan bahwa dana yang dihabiskan untuk membangun LRT Palembang setiap kilometernya mencapai 40 juta dollar AS.
“Jadi pikirkan saja berapa mark up yang dilakukan pemerintah untuk 1 kilometernya. Jika 8 juta dollar AS itu saja bisa mendapatkan untung, apalagi 40 juta dollar AS? Karena saya mengerti hal ini banyak yang membenci saya,” kata Prabowo.
Tapi tak ada data jelas soal itu, dan akhirnya membuat publik menyerang balik pernyataan tersebut lewat media sosial.
Dipastikan Ngawur
Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan tidak ada penggelembungan dana dalam pembangunan LRT Palembang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mahfud-md-vs-prabowo_20180717_233204.jpg)