Minggu, 12 April 2026

Sejahterakan Papua Melalui Seni dan Budaya

"Pembangunan Papua yang merata adalah keinginan orang Papua sejak lama... Kami ingin sejahtera, jangan miskin seperti sekarang..."

Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
DISKUSI terbuka yang dihadiri Perwakilan Pemerintah Provinsi Papua dan Komunitas Pemerhati Budaya Papua di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH --- Papua dengan ragam suku dan budaya serta keindahan alamnya menjadi berkah tersendiri dibandingkan dengan daerah lainnya di Nusantara. Namun sayang, provinsi yang terkenal dengan tambang alamnnya itu justru tertinggal jauh dari kata 'pembangunan' dan 'kesejahteraan'.

Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Alexander Kapisa selaku Kepala Kantor Badan Penghubung Provinsi Papua di Jakarta dalam diskusi terbuka yang dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Papua dan Komunitas Pemerhati Budaya Papua di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017).

Menurutnya, pembangunan Papua merupakan kewajiban seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga setiap 'Orang Papua' saat ini. Orang Papua tersebut diungkapkannya meliputi orang asli Papua maupun setiap individu yang menjejakan kaki dan hidup di tanah Papua.

"Peran dari tokoh-tokoh masyarakat, agama dan masyarakat dari berbagai latar belakang dibutuhkan untuk membangun Papua. Terlebih dalam bidang seni, Papua menjanjikan banyak hal, potensi ini yang harus dimanfaatkan semua pihak, pemerintah sampai Orang Papua. Tujuannya untuk mewujudkan Papua bangkit," ungkapnya dalam siaran tertulis yang diterima Warta Kota.

Terkait hal tersebut, dirinya memaparkan Kawasan Adat Papua yang meliputi wilayah Manta, Saireri, Meepago, Lapago dan Amin Ha. Kelima Kawasan Adat tersebut diharapkannya dapat menghadirkan beragam kesenian budaya dan adat istiadat masyarakat Papua seutuhnya.

"Keragaman seni dan budaya ini menjadi salah satu potensi wisata di Papua yang harus dikembangkan yang sayangnya belum dikelola dengan baik. Karena itu harus ada sinergi antara pemerintah dengan pelaku seni. Promosikan Papua yang aman dan tentram demi pembangunan Papua," ungkapnya bersemangat.

Pernyataan Alexander Kapisa disambut pelaku seni Papua yang hadir, di antaranya William Sawaki dan Frans Rumbino. Keduanya yang dikenal dengan sebutan 'Para-para Komunitas Seni Budaya Papua' itu berharap Kawasan Adat Papua akan dikembangkan. Sehingga, pemerataan pembangunan di Provinsi paling timur Indonesia itu dapat terlaksana.

"Pembangunan Papua yang merata adalah keinginan orang Papua sejak lama, kami sebagai pelaku seni dan budaya sangat bersyukur apabila terlaksana. Kami ingin sejahtera, jangan miskin seperti sekarang," ungkap Frans Rumbino. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved