Senin, 13 April 2026

Ambles, Jalan di Jakarta Pusat Berbahaya

Retak hingga berlubang, merupakan gambaran terkini sejumlah kondisi jalan di wilayah Jakarta Pusat.

Warta Kota/Panji Bhaskara Ramadhan
Ilustrasi jalan ambles 

WARTA KOTA, GAMBIR - Retak hingga berlubang, merupakan gambaran terkini sejumlah kondisi jalan di wilayah Jakarta Pusat.

Namun, berbeda dengan biasanya, penyebab kerusakan jalan bukan disebabkan gagalnya sistem sanitasi ataupun kualitas bahan pembangun jalan, tetapi amblasnya lapisan tanah.

Kondisi tersebut seperti yang terjadi di sepanjang Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Hayam Wuruk, Suryo Pranoto, Jatibaru serta Jalan Budi Kemuliaan.

Keretakan terlihat menjalar pada bagian tengah maupun sisi jalan, hal tersebut pun menyebabkan celah hingga beda tinggi pada permukaan aspal.

Akibatnya, tidak hanya mengganggu kenyamanan pengendara, celah maupun beda tinggi jalan yang mencapai 5 cm hingga 10 cm pun dapat membahayakan pengguna jalan.

Selain itu, akibat amblas jalan, kemiringan jalan pada sejumlah titik pun beresiko tinggi terjadinya kecelakaan.

Iman Sudrajat (33), warga Jalan Petojo Sabang an IV, Petojo, Gambir, Jakarta Pusat menyebutkan, tidak sedikit pengendara sepeda motor yang terjatuh saat melintasi Jalan Cideng Timur, tepatnya depan Halte Pasar Cideng Tomas.

Hal tersebut dikarenakan, adanya keretakan serta kemiringan jalan yang cukup luas, khususnya pada sisi jalan yang berbatasan dengan Kali Cideng mengarah ke fly over Jatibaru.

"Kalo siang sih nggak terlalu bahaya, soalnya jalanan pasti rame, macet. Nah, kalo malem itu yang bahaya, nggak sedikit yang jatoh bang, soalnya pas di titik retak itu nggak ada lampu, jadi kebanyakan motor yang lewat, bannya masuk ke retakan, nggak bisa seimbangin motor terus jatoh," jelas staf Bank CIMB Niaga itu mengungkapkan.

Karena itu, dirinya pun meminta agar pihak pemerintah dapat segera memperbaiki jalan yang rusak, apalagi diketahui jika kondisi jalan rusak sudah berlangsung lama.

"Ya kalo kita mah nggak muluk-muluk, pengennya ya cepet dibenerin aja jalanannya, jangan begitu. Masa iya Jakarta, apalagi Jakarta Pusat jalanannya jelek, malu dong," kata Iman Sudrajat menyindir.

Badan jalan ambles

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yudi Febriyadi mengatakan, retak serta bergelombangnya kondisi jalan memang dikarenakan amblesnya badan jalan.

Kondisi tersebut pun kembali diperparah dengan adanya genangan, aspal yang terkikis dengan cepat berlubang dengan luasan yang tidak seragam.

Terkait hal tersebut, pihaknya pun mulai memperbaiki beberapa jalan secara keseluruhan, seperti Jalan Abdul Muis sejak sebulan lalu.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved