Minggu, 12 April 2026

Ini Alasan Pilar Tol Tanjung Priok Seksi E2 Dibongkar

Menurut pria yang memakai helm proyek oranye ini pilar dibongkar lantaran bagian pilar tersebut banyak yang retak usai dibangun.

Panji Baskhara Ramadhan
Belasan pilar Tol Tanjung Priok Seksi E2 ruas Cilincing - Jampea, Jalan Cilincing Raya, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, dibongkar, Kamis (9/7). Belum diketahui apa penyebab pilar yang sudah sempurna ini, malah dibongkar kembali. 

WARTA KOTA, KOJA - Belasan pilar Tol Tanjung Priok Seksi E2 ruas Cilincing - Jampea, Jalan Cilincing Raya, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, dibongkar, Kamis (9/7).

Menurut beberapa pekerja di lokasi, ada beberapa hal penyebab dibongkarnya pilar tol yang mengurai kemacetan itu.

"Ya saya gak tahu pastinya dibongkar kenapa. Cuman yang saya tahu, katanya pekerja lain di sini, penataan atau tata letaknya gak sinkron dengan pilar lain. Yang saya tahu begitu," ucap Maman (31) selaku pekerja di lokasi.

Namun, dirinya bersikukuh belum mengetahui pasti penyebab dibongkarnya pilar tersebut. Ia mengaku hanya diperintah atasannya untuk membongkar pilar itu.

"Ada berapa ya yang dibongkar? Kalau gak salah belasan lah mas," singkatnya.

Lain hal diucapkan pekerja lainnya, Firman (30). Ia menganggap, dibongkarnya pilar tersebut lantaran letak dan konstruksi pembangunannya salah.

"Yang saya tahu seperti itu. Cuman gak ngerti juga ya mas. Saya cuman diperintah atasan saja. Saya gak berani ngomong. Yang saya dengar-dengar ini dibongkar tak hanya letaknya saja yang salah, konstruksi pembangunannya juga salah," ujarnya.

Lain halnya lagi tertutur di mulut Arman (35). Menurut pria yang memakai helm proyek oranye ini pilar dibongkar lantaran bagian pilar tersebut banyak yang retak usai dibangun.

"Ada satu pilar yang banyak retak-retak. Itu bahan atau konstruksinya salah mas. Retaknya sih parah ya. Jadi semacam rumah udah dibangun, udah selesai dibangun, gak taunya ada tembok yang retak. Ya begitu lah pokoknya sepengetahuan saya. Sudah dulu ya mas," ujar pria berkacamata itu lalu pergi melanjutkan pembongkaran pilar tersebut.

Sementara itu, sebelumnya Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Tanjung Priok dari Kementerian Pekerjaan Umum, Bambang Nurhadi, saat dikonfirmasi mengaku membenarkan hal itu. Namun, dirinya tidak menjelaskan lantaran dirinya tengah rapat di kantornya.

Ketika wartakotalive.com mencoba mengkonfirmasi kembali, ia berjanji akan menjelaskan hal itu melalui email.

"Nanti saya jelasin lewat email saja. Biar gak salah informasinya," katanya melalui via pesan singkat kepada wartakotalive.com. (Panji Baskhara Ramadhan)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved