Natal dan Tahun
Saad Produksi Terompet Tahun Baru 200 Buah Per Hari
Sa'ad (60) pedagang terompet yang mangkal di Taman Sari, Jakarta Barat, mengakui dirinya membuat terompet hingga 200 terompet.
WARTA KOTA, TAMANSARI - Sa'ad (60) pedagang terompet yang mangkal di Jalan Pintu Besar Selatan, Taman Sari, Jakarta Barat, mengakui dirinya membuat terompet hingga 200 terompet.
"Seperti yang saya bilang. Saya di rumah buat terompetnya yang setengah jadi. Jadi finisihingnya di tempat jualan aja," ucap warga yang tinggal di Kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi ini saat diwawancarai Warta Kota, Minggu (21/12).
Dirinya yang sudah berdagang terompet tahunan selama 20 tahun ini kembali menuturkan, tahun kemarin dirinya mendapat hasil penjualannya sekitar Rp 8 juta. "Kalau tahun ini saya gak tahu ya. Soalnya belum kelihatan. Nanti, habis natal baru deh yang beli banyak. Ini yang banyak itu pesanan aja," katanya.
Baru 3 hari berjualan, hampir 700-an terompet Sa'ad sudah dipesan orang. "Ya ada segitu. Mesennya tuh bervariasi harganya. Kalau omzet atau pendapatan saya tahun ini belum kelihatan banget mas. Cuman, selama 3 hari ini saya jualan udah kejual 100-an terompet, sekisar Rp 950 ribu lah," terangnya.
Bahkan, orang yang membeli terompet milik Sa'ad tak hanya dari pejalan kaki atau pengendara saja yang lewat di tempat jualannya. Namun, pria yang sudah dikaruniai 4 anak ini mengatakan terompet dagangannya di pesan mulai dari kalangan pasar hingga diskotik.
"Ya mereka dateng ke sini pesen. Ada orang yang beli langsung 100 terompet buat di dagangin lagi, ada juga yang pesen dari orang hotel mana gitu lah ya. Malahan ada orang yang mesen terompet saya buat ngerayain tahun baru di diskotik," katanya.
Ia pun melanjutkan, lantaran dibanjiri pesanan ia memperkirakan omzet yang didapatkannya tahun ini sekisar Rp 10 Juta. "Insya Allah minimal Rp 10 juta'an. Amin ya Allah. Namanya juga dagang, kan gak tahu, laku enggaknya seberapa. Cuman, saya berharap, semoga tahun baru ini berkah untuk saya," tutupnya. (Panji Baskhara Ramadhan)