Mendaki Gunung
Tiga Pendaki Perempuan Nepal Mencapai Puncak K2
Tiga pendaki perempuan pertama Nepal sukses menggapai puncak K2 (8.611m), gunung tertinggi kedua di dunia yang terletak di Pakistan.
WARTA KOTA, KATHMANDU-Tiga pendaki perempuan Nepal sukses menggapai puncak K2, gunung tertinggi kedua di dunia yang terletak di Pakistan. K
etiganya yaitu Maya Sherpa, Pasang Lhamu Sherpa, dan Dawa Yangzum Sherpa mencetak rekor dunia baru saat mencapai puncak gunung yang dijuluki gunungnya gunung itu pada Sabtu (27/7/2014) pukul 15.35 waktu setempat.
Dalam ekspedisi bertajuk 'perempuan untuk perubahan iklim' yang mengigatkan orang akan bahaya pemanasan global, ketiganya memulai pendakian tiga minggu lalu.
Sebagai puncak kedua tertinggi kedua di dunia, K2 dikenal memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibandingkan gunung tinggi lainnya.
“Sulit mengungkapkan dengan kata-kata kebahagiaan menjadi tim perempuan pertama Nepal yang sukses mencapai puncak K2 setinggi 8.611 meter di Pakistan," demikian terungkap dalam website resmi Ekspedisi Perempuan Nepal Pertama ke K2-2014.
Ketiga pendaki mengibarkan bendera Nepal di puncak K2.
Maya selaku ketua tim berpengalaman sepuluh tahun lebih mendaki gunung tinggi, termasuk dua kali mencapai puncak Mt Everest (8.848 meter).
Ia memulai karirnya sebagai atlet nasional angkat besi yang berprestasi.
Sehari-hari ia juga menjadi pemandu di gunung berlisensi resmi dari asosiasi pendaki gunung Nepal.
Sementara Dawa Yangzum dan Pasang Lhamu juga pendaki profesional.
Dawa adalah perempuan pertama yang mencapai puncak Mt Everest dari sisi Rolwaling Beding dan melengkapi seri pendakian Annapurna Mandala Trail sepanjang 350 kilometer.
Pasang Lhamu pernah mencapai puncak Yala Peak, Nangpai Gusung, Ama Dablam, Mt Putta Hiunculi di Himalaya, mengambil kursus pendakian di Perancis, dan menjadi perempuan Nepal pertama yang mendaki Nangpai Gosum (7,321 m).
Ekspedisi berbiaya delapan juta rupee ini digelar Himalayan Women Welfare Society dan Kementerian Lingkungan Hidup Nepal, dan Asosiasi Pendaki Gunung Nepal.