Minggu, 19 April 2026

Penumpang Keluhkan Gangguan KRL

Warga masyarakat mengeluhkan gangguan yang sering dialami KRL Jabodetabek sekurangnya dalam seminggu terakhir.

WARTA KOTA, MENTENG-Dalam seminggu belakangan ini kondisi perjalanan KRL sudah tidak bisa diprediksi dan banyak gangguan. Demikian diungkapkan sejumlah warga yang rutin menumpang KRL kepada Wartakotalive.com, Jumat (13/6/2014).

Erna Wati (28) seorang wanita pengguna KRL dari Stasiun Depok Baru, Jawa Barat menuju Stasiun Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat mengeluhkan tentang gangguan yang terjadi pada perjalanan KRL. Padahal, pihak PT Kereta Commuter Jabodetabek telah menambah perjalanan dan jadwal KRL.

"Dari awal diberlakukan penambahan perjalanan dan jadwal KRL yang baru, mulai Senin (2/6) sampai sekarang ngaco banget. Banyak gangguan karena mungkin kebanyakan perjalanannya jadi weselnya ngga kuat," kata karyawati yang bekerja di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Ibu dari satu orang anak itu mengatakan bahwa seharusnya PT KCJ selain menambah perjalanan, fasilitas penunjang perjalanan KRL juga harus diperhatikan. Sehingga, ketika perjalanan sudah tidak terjadi gangguan lagi.

"Jangan hanya  perjalanan yang ditambah tapu fasilitas penunjang perjalanan KRL juga diperhatikan dong. Jadi parah gini sekarang naik KRL," keluhnya.

Dia menceritakan kisahnya ketika perjalanan KRL mengalami gangguan pada Rabu (11/6). Dia harus menempuh waktu perjalanan sampai tiga jam ke rumahnya di kawasan Depok Baru dari Stasiun Gondangdia. Padahal, dia sudah letih bekerja dan berharap sampai ke rumahnya dengan cepat. Seharusnya, perjalanan hanya membutuhkan waktu 45 menit.

"Waktu itu pulang sampai larut malam dari pukul 21.00 sampai pukul 24.00, dan berdiri pula. Bikin kakinya jadi pegel. Harapan lancar-lancar aja dan ngga ada gangguan lagi," katanya.

Selain itu, dia berharap pada PT KCJ agar ketika terjadi gangguan perjalanan diberitahukan kepada para penumpang. Sehingga, mereka bisa mencari jalur alternatif baik itu menaiki kereta lain atau angkutan umum lainnya.

"Kalau ada gangguan langsung ditangani dan ada informasi kepada warga agar ada jalur alternatif yang bisa dilalui. Soalnya, ngga pernah ada informasi di stasiun," pungkasnya.

Hal serupa juga dialami oleh Ari Khusnul (36), wanita yang tinggal di kawasan Bogor itu. Setiap, dia pulang kerja dari Stasiun Gondangdia, di setiap pemberhentian stasiun selalu perjalanan KRL ditahan selama hampir 20 menit. Sehingga, seharusnya perjalanan ke daerah Cilebut, Bogor hanya membutuhkan waktu yang cukup lama dan meletihkan atau sekitar 3 jam. Padahal seharisnya hanya 1,5 jam.

"Terasa lelah kalau kereta gangguan terus padahal sudah ditambah jalur dan jadwalnya. Kereta selalu ditahan, misalnya sudah masuk di Cikini dari Gondangdia ditahan sampai 20 menit. Kemudian ke Manggarai ditahan 20 menit lagi. Jadi sampai rumahnya lama," keluhnya.

Dia menjelaskan bahwa gangguan perjalanan sudah terjadi sejak seminggu belakangan ini. Namun, dia hanya bisa berpasrah dengan keadaan itu dan berharap ada perubahan dari PT KCJ dalam segi pelayanan terhadap penumpang. "Dari seminggu ini seperti hari Selasa, Rabu, Kamis. Selalu saja gangguan," singkatnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved