Korupsi Transjakarta
Vendor Pengadaan Transjakarta Tak Mau Komentar
Nasib ratusan bus Transjakarta yang terparkir di beberapa pool Damri di Ciputat, masih belum jelas.
WARTA KOTA, CIPUTAT— Nasib ratusan bus Transjakarta yang terparkir di beberapa pool Damri di Ciputat, Tangerang Selatan, hingga kini masih belum ada keputusan dari pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Hal ini dikarenakan Kejaksaan Agung (Kejagung) mencium adanya penyelewengan anggaran atau korupsi oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta terhadap pengadaan bus transjakarta senilai Rp 1,5 triliun
Sebanyak 125 bus Transjakarta yang didatangkan sejak tahun 2013 lalu sudah seratus persen dibayarkan oleh pihak Pemprov DKI yaitu sebesar Rp 402.299.400. Sedangkan, sisanya 531 bus Transjakarta baru dibayarkan uang muka atau down payment sebesar 20 persen.
Ketika Warta Kota ingin menanyakan perihal kelanjutan dari pengadaan bus transjakarta yang masih belum dibayarkan oleh Pemprov DKI, pihak vendor enggan menyampampaikan hal itu. PT Saptaguna Daya Prima yang ditunjuk sebagai vendor enggan menanggapi kasus tersebut.
"Maaf ya aku masih sibuk urusin kerjaan, terima kasih," kata Direktur PT Saptaguna Daya Prima, Gunawan, lewat pesan singkatnya kepada Warta Kota, Jumat (23/5).