Kamis, 16 April 2026

Monas

Bekas Paku di Cawan Monas Tidak Bisa Dibersihkan

Bekas paku-paku di cawang Monas sudah berkarat dan tidak bisa dibersihkan oleh Tim Kaercher Indonesia.

Editor: Suprapto

WARTA KOTA, MONAS— Di bagian sisi luar bawah cawan Monas terdapat banyak bekas paku saat pemasangan marmer Monas, Gambir, Jakarta Pusat. Bekas paku-paku tersebut sudah berkarat dan tidak bisa dibersihkan oleh Tim Kaercher Indonesia.

Kepala UP Monas, Rini Hariyani, mengatakan bahwa bekas paku yang berada di angkur (bawah Cawan-Red) memang sudah dihilangkan. Pasalnya, itu merupakan pemasangan marmer dari Italia sejak didirikan.

"Ada angkur, dalam pemasangan marmer pakai kayak paku gitu supaya menempel. Karena polusi udara ini sangat kuat sehingga berkarat. Memang salah satu upaya kita untuk menghilangkan karet dengan pembersihan Monas. Kita kan perlu perhitungan juga, apakah marmer bisa pecah. Kita belum tau rekomendasi dia (tim Kaercher-Red)," kata Rini.

Menurutnya, memang ada beberapa tempat doi kawasan Monas yang sulit dijangkau. Sehingga, pihak PT Kaercher mempersiapkan instalasi dengan sebaik mungkin. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

"Khususnya tempat yang susah untuk dijangkau. Bisa kita manfaatkan apa report mereka. Akan dipotret sama mereka, harapan kita bisa menginformasikan kita," tuturnya.

Kemudian, dia menambahkan bahwa setelah mendapatkan rekomendasi dari PT Kaercher Indonesia terkait Monas yang akan dibersihkan akan melaporkan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.

"Kita harus mendengarkan rekomendasi mereka. Kita minta report pemotretan dia momen per momen. Dan titik mana yg harus dibenerin. Justru ini kesempatan saya untuk bisa mendapat rekomendasi masalah bagaimana perawatan monas ini," katanya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved