Rabu, 27 Mei 2026

Idul Adha

Jamin Kesehatan Hewan, 173 Petugas Disebar ke 10 Kecamatan di Jaktim

Sudin KPKP Jakarta Timur menerjunkan 173 petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban di 10 kecamatan.

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Miftahul Munir
PETUGAS JULEHA - Wagub DKI Rano Karno melepas ratusan Juleha di Perumda Dharma Jaya, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (26/5/2026). Sebanyak 744 petugas Juleha disebar di seluruh wilayah DKI untuk memastikan daging kurban memenuhi standar ASUH. 
Ringkasan Berita:
  • Sudin KPKP Jakarta Timur menyebar 173 tenaga kesehatan hewan ke 10 kecamatan untuk memeriksa hewan kurban sebelum dan sesudah penyembelihan.
  • Pemeriksaan meliputi organ dalam seperti hati, paru-paru, jantung, dan rumen guna memastikan daging aman dikonsumsi.
  • Panitia kurban juga diimbau memperhatikan distribusi daging dan pengelolaan limbah pemotongan.

WARTAKOTALIVE.COM, CIPAYUNG - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur menerjunkan ratusan tenaga kesehatan hewan untuk memeriksa hewan kurban di 10 kecamatan, Rabu (27/5/2026).

Para petugas tersebut disebar guna melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan sesudah proses penyembelihan oleh juru sembelih halal (Juleha).

Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, pihaknya turut memantau proses pemotongan hewan kurban di sejumlah lokasi, termasuk di sekitar Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

"Ada 173 tenaga kesehatan hewan yang kami sebar di 10 kecamatan wilayah Jakarta Timur," kata Taufik, Rabu.

Sementara itu, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Theresia Elita menjelaskan, petugas melakukan pemeriksaan bagian dalam hewan kurban setelah disembelih oleh Juleha.

Baca juga: 47 Tahun Jadi Jagal Hewan Kurban di Tanah Abang Jakarta Pusat, Bang Iyung Gunakan Pisau Warisan Ayah

Theresia meninjau langsung pemeriksaan hewan kurban di Masjid At-Tin, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas kesehatan hewan mengecek sejumlah organ dalam untuk memastikan kondisi daging layak dikonsumsi masyarakat.

"Kami memeriksa hati, paru-paru, jantung, hingga bagian rumen," ujarnya.

Elita berharap tidak ditemukan penyakit ataupun kelainan pada daging hewan kurban yang telah dipotong.

Ia juga mengimbau panitia kurban agar segera mendistribusikan daging kepada masyarakat setelah proses pemotongan selesai.

Selain itu, panitia diminta memperhatikan pengelolaan limbah hasil pemotongan agar tidak mencemari lingkungan.

"Pengelolaan limbah juga harus diperhatikan supaya tidak mencemari lingkungan," ungkapnya. (m26) 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved