Berita Jakarta
Kurangi Volume Pembuangan Sampah, Terminal Kampung Rambutan Jaktim Lakukan Program Pemilahan Sampah
Program pemilihan dan pengolahan sampah diharapkan mengurangi volume pembuangan sampah Bantar Gebang.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ringkasan Berita:
- Terminal Bus Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, melakukan pemilahan sampah untuk mendukung program Pemprov DKI Jakarta
- Program pemilihan dan pengolahan sampah diharapkan mengurangi volume pembuangan sampah Bantar Gebang
- Sampah non organik bisa dikumpulkan petugas kebersihan Terminal Kampung Ranbutan dan masuk ke bank sampah
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Terminal Bus Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, melakukan pemilahan sampah untuk mendukung program Pemprov DKI Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Camat Panangaran Ritonga memimpin proses pemilahan sampah di Terminal Bus Kampung Rambutan.
Ritonga mengatakan, pihaknya juga melakukan sosialisasi ke 50 orang perwakilan pengurus PO Bus di terminal tersebut.
Pengelola terminal bus ikut menggencarkan program pemilihan dan pengolahan sampah di area tersebut.
Baca juga: Jakpro Perkuat Gerakan Pilah Sampah Lewat Jakgreen untuk Dukung Jakarta Berkelanjutan
"Tempat penampungan sampah sementara (TPS) di Terminal Kampung Rambutan juga jadi tempat pembuangan sampah warga," kata Ritonga, Kamis.
Menurut Ritonga, seluruh tempat penampungan sampah (TPS) di wilayah Ciracas diangkut oleh Sudin Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Timur.
Sampah-sampah itu kemudian dibuang ke tempat pengelolaan akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
Hadirnya program pemilihan dan pengolahan sampah diharapkan mengurangi volume pembuangan sampah Bantar Gebang.
Baca juga: Belajar dari Denmark, Rano Karno Ingin Pengolahan Sampah Jakarta Tak Lagi Identik dengan Kumuh
"Di sini juga ada bank sampah dan pembuatan komposting," jelasnya.
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan Revi Zulkarnain menyatakan, setiap hari area tempatnya bertugas banyak sampah.
Sebab, banyak orang datang ke terminal antarkota itu.
"Kami perlu melakukan pemilahan dan pengolahan sehingga sampah itu tidak semua dibuang ke TPST Bantar Gebang," ucap Revi.
Baca juga: Sudin LH Jaktim Sulap 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot Tiap Hari
Revi berharap, seluruh PO Bus di Terminal Kampung Rambutan bisa membantu program pemerintah dengan mengurangi pembuangan sampah ke TPA Bantar Gerbang.
Sampah non organik bisa dikumpulkan petugas kebersihan Terminal Kampung Ranbutan dan masuk ke bank sampah.
Tidak dijelaskan detail jumlah sampah yang dihasilkan setiap hari di Terminal Kampung Rambutan.
"Sampah organik diolah menjadi kompos dan bisa digunakan untuk pupuk tanaman di terminal," katanya. (m26)
Gerakan Pilah Sampah
Gerakan Pilah Sampah Jakarta
sampah Jakarta Timur
sampah
Bank Sampah
Pemilahan sampah
pengolahan sampah
| Diduga Kram Kaki, Bocah 12 Tahun Tenggelam saat Berenang di Kali Baru Kramat Jati Jakarta Timur |
|
|---|
| Kunjungan Mal di Jakarta Merosot 20 Persen Imbas Rupiah Melemah |
|
|---|
| Lantik 884 Pejabat Pemprov DKI Jakarta, Ini Pesan Pramono Anung |
|
|---|
| Pramono Anung Lantik 884 Pejabat, Tekankan Inovasi dan Pelayanan Cepat |
|
|---|
| Tagih Janji, Pedagang Taman Puring Tolak Rencana Alih Fungsi Jadi Taman Difabel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sampah-diolah-jadi-pakan-manggot.jpg)