Berita Jakarta
Basmi Ikan Sapu-sapu, Pemkot Jakpus Bedah Kali Cideng
Aksi kerja bakti digelar di Kali Cideng untuk menangani ikan sapu-sapu yang mengganggu ekosistem
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Pemkot Jakarta Pusat bersama Dinas KPKP DKI Jakarta menggelar kerja bakti menangkap ikan sapu-sapu di Kali Cideng, Menteng, Jakpus.
- Sebanyak 100 personel dikerahkan dalam kegiatan ini.
- Ikan sapu-sapu dinilai berbahaya karena mengandung bakteri dan logam berat serta merusak turap.
- Sekitar 40 ekor berhasil ditangkap dan dimusnahkan.
- Upaya ini dilakukan bertahap guna menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Basmi ikan sapu-sapu, Pemkot Jakarta Pusat bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta menggelar aksi kerja bakti di Kali Cideng, tepatnya di depan Plaza Indonesia, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (10/4/2026).
Bedah Kali Cideng ini merupakan bentuk kolaborasi lintas instansi dalam mengatasi keberadaan ikan sapu-sapu yang dinilai mengganggu ekosistem perairan.
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, menjelaskan bahwa persoalan ikan sapu-sapu sebenarnya bukan hal baru.
Menurutnya, upaya serupa sebelumnya juga pernah dilakukan dan berhasil di Kali Ciliwung.
Ia menegaskan, langkah penanganan ini akan terus dilakukan secara bertahap guna menjaga keseimbangan lingkungan perairan di wilayah ibu kota.
"Waktu pembersihan ikan sapu-sapu di kali Ciliwung kita sudah mengambil sampel ikan dan airnya juga, ternyata ambang batas pencemarannya melebihi ikan mengandung Salmoella serta E.Coli juga residu logam berat," kata Hasudungan di lokasi.
"Sekarang kita teruskan lagi kerja bakti ini di kali Cideng karena memang jika melihat dari saluran kali tidak terlalu panjang seperti Ciliwung jadi mudah untuk mengendalikan ikan sapu-sapunya," imbuhnya.
Hasudungan menambahkan, setelah pembersihan dan penangkapan, nantinya ikan sapu-sapu tersebut dibawa ke Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Ciganjur.
"Bangkai ikan sapu-sapu yang telah mati akan dikubur karena daya tahan ikan sapu-sapu ini memang jika tidak dipastikan mati maka bisa hidup tanpa berada di air," ucapnya.
Pada kerja bakti ini dikerahkan 100 personel gabungan seperti, Sudin Sumber Daya Air, Satpol-PP, Lingkungan Hidup, PPSU serta Gulkarmat. Juga dihadiri camat, lurah.
Baca juga: KRL Commuter Line Segera Tembus Karawang, Target Operasi 2028
Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mengatakan, tadi waktu dilakukan penangkapan ternyata ikan sapu-sapu banyak yang masuk ke turap.
"Tadi ikan sapu-sapu yang mau ditangkap banyak yang masuk turap dan merusak turap karena ukuran ikan yang cukup besar. Ikan sapu-sapu menyimpan telurnya juga di turap," katanya.
Arifin menambahkan, total ikan yang ditangkap sebanyak 40-an ekor dan dimatikan dengan cara dipatahkan tubuhnya, setelah itu nanti dikubur.
"Ikan ini sangat berbahaya karena memakan semua racun yang ada di kali. Saya mengimbau kepada warga jangan mengkonsumsi ikan sapu-sapu," jelas dia. (m27)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Lurah Pondok Kopi Jakarta Timur akan Melakukan OTT Bagi Pembuang Sampah di Bekas TPS Rawadas |
|
|---|
| Ada Dugaan Manipulasi Aduan JAKI di Mampang, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Beri Teguran |
|
|---|
| Satpol PP Tertibkan 15 PPKS di Sawah Besar, Didominasi Jukir Liar dan Pengamen |
|
|---|
| Tinjau Pengerukan Kali Kanal Banjir Barat, Pramono Anung: Titik Vital Pengendalian Banjir di Jakarta |
|
|---|
| ASN Pemkot Jakarta Timur Mulai WFH Hari Jumat Ini, Wali Kota Munjirin Ingatkan untuk Taati Aturan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/PEMBASMIAN-IKAN-SAPU-SAPU-di-Kali-Cideng-tepatnya-di-depan-Plaza-Indonesia.jpg)