Berita Jakarta
LRT Jabodebek Pasang Layar Interaktif, Bisa Lihat Peta dan Buat Aduan Secara Real Time
LRT Jabodebek pasang layar interaktif di tujuh stasiun, sediakan survei, peta, dan aduan real-time.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- LRT Jabodebek menghadirkan layar interaktif di tujuh stasiun, termasuk Stasiun Dukuh Atas dan Stasiun Harjamukti.
- Fitur yang tersedia meliputi survei kepuasan, peta interaktif, dan layanan pengaduan digital terintegrasi real-time.
- Manager PR LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyebut inovasi ini untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan berbasis teknologi.
WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - LRT Jabodebek memberikan inovasi dengan menampilkan layar interaktif di tujuh stasiun yakni Dukuh Atas, Kuningan, Cawang, Cikunir 1, Jatimulya, TMII, dan Harjamukti.
Fasilitas ini merupakan bagian dari penguatan sistem pelayanan berbasis teknologi yang juga memberikan kemudahan akses bagi pengguna LRT Jabodebek.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan, layar interaktif menyediakan tiga fitur utama, yakni survei kepuasan pelanggan dengan metode rating bintang atau emotikon.
Kedua, peta interaktif yang dapat membantu pelanggan menemukan lokasi fasilitas maupun rute perjalanan.
Terakhir layanan pengaduan digital yang terintegrasi secara real-time. Layanan ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan berbasis teknologi yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Baca juga: Digitalisasi dan Penguatan SDM Dongkrak Peran PLN Enjiniring di Infrastruktur Energi Nasional
"Digitalisasi layanan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas operasional sekaligus pengalaman pelanggan. Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan perangkat, tetapi membangun sistem yang terintegrasi dan berbasis data," ucapnya, Kamis (26/2/2026).
Menurut Radhitya, adanya layar interaktif sebagai upaya meningkatkan kinerja LRT Jabodebek karena bisa menerima aduan secara real time.
"Ini bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, transparan, dan responsif," tegas Radhitya.
Menurut Radhitya, sistem ini tidak hanya menampilkan denah fasilitas di dalam stasiun, tetapi juga menghadirkan peta area luar stasiun, termasuk akses jalan dan konektivitas dengan moda transportasi lain.
Ia meyakini, pelanggan dapat memperoleh informasi perjalanan secara lebih komprehensif dalam satu layar.
"Pada layanan pengaduan, setiap laporan yang disampaikan melalui sistem akan tercatat dan pengguna LRT Jabodebek akan memperoleh nomor laporan sebagai referensi untuk tindak lanjut," tuturnya.
Pria berseragam PT KAI itu memastikan, implementasi berjalan optimal, petugas frontliner telah mendapatkan pelatihan khusus agar mampu mengedukasi penumpang serta mendukung transisi menuju layanan berbasis digital.
Transformasi ini menegaskan komitmen KAI dalam memperkuat tata kelola perusahaan berbasis teknologi sekaligus menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat urban.
“Ke depan, integrasi data layanan akan terus dikembangkan guna mendukung sistem transportasi publik yang semakin efisien dan berbasis teknologi," tandasnya. (m26)
| Semua Petugas PPSU akan Dikumpulkan di Balai Kota Jakarta setelah Skandal Foto AI di Aplikasi JAKI |
|
|---|
| Pastikan Revitalisasi Sesuai Rencana, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua |
|
|---|
| Promo HUT ke-56 Sharp, Cicilan Belanja Elektronik Kini Bebas Bunga Pakai Indodana |
|
|---|
| Pramono Harap Jalur KRL Rawajati-Tanjung Priok Aktif Tahun Ini, Lintasi Kota Tua hingga JIS |
|
|---|
| Pramono Anung Tegaskan IKJ Tak Dipindah ke Kawasan Kota Tua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Layar-interaktif-di-Stasiun-LRT-Cawang.jpg)