Rabu, 6 Mei 2026

Kecelakaan

Dua Armada Adu Banteng di Jalan Layang Cipulir, Transjakarta Minta Maaf

Sejumlah penumpang jadi korban dalam adu banteng dua armada di Jalan layang Cipulir, Transjakarta tegaskan tanggung seluruh biaya pengobatan.

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Dua unit bus TransJakarta terlibat kecelakaan di jalur layang Koridor 13, tepatnya di sekitar Halte Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas kecelakaan dua bus di Koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, Senin pagi.
  • Insiden terjadi diduga karena pramudi mengantuk hingga masuk jalur berlawanan.
  • Sebanyak 18 pelanggan mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan, termasuk di RS Sari Asih Ciledug.
  • Seluruh biaya pengobatan ditanggung pihak Transjakarta dan operator terkait.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan yang melibatkan dua armada bus di Koridor 13 (jalur layang) ruas Swadarma arah Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Senin (23/2/2026) pagi. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian depan kendaraan serta menyebabkan sejumlah pelanggan terluka .

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan pihaknya bersama petugas di lapangan langsung melakukan penanganan cepat dengan mengevakuasi seluruh penumpang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Menurut Ayu, pelanggan yang mengalami luka ringan telah memperoleh penanganan, termasuk perawatan di RS Sari Asih. Seluruh biaya pengobatan ditanggung Transjakarta bersama operator bus terkait.

“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan pelanggan. Petugas telah melakukan evakuasi cepat ke halte terdekat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan,” ujar Ayu dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Berdasarkan temuan sementara di lapangan, kecelakaan terjadi saat bus BMP 220263 sedang melayani rute dari Tegal Mampang menuju JORR. Ketika mendekati Halte Swadarma, pramudi berinisial Y diduga mengantuk sehingga kendaraan melintas ke jalur sebelah.

Pada saat bersamaan, bus MYS 17100 melintas dari arah berlawanan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari dan menyebabkan kerusakan pada kedua armada.

Transjakarta menegaskan komitmennya untuk menangani insiden ini secara cepat, transparan, dan profesional, sekaligus memastikan standar keselamatan layanan tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh pelanggan.

Meski terjadi kecelakaan, layanan Koridor 13 tetap beroperasi dengan penyesuaian di lapangan.

Pihak Transjakarta juga melakukan penguatan prosedur keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Penyebab Adu Banteng Transjakarta

Diberitakan sebelumnya, dua armada bus Transjakarta terlibat kecelakaan di Koridor 13 atau jalur layang, tepatnya di sekitar Halte Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin pagi (23/2/2026).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.15 WIB. 

Sebanyak 24 penumpang dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Adapun kecelakaan terjadi di jalur Transjakarta dua arah yang tidak memiliki pembatas fisik.

"Jalur Transjakarta dua arah yang tidak ada pembatasnya,” ujar Ojo dalam keterangannya, Senin.

Dua bus yang terlibat yakni bus Transjakarta milik operator Bianglala bernomor polisi B 7136 SGA yang dikemudikan Yayan dengan rute Kebayoran–Cipulir, serta bus operator Mayasari Bhakti bernomor polisi B 7353 TGC yang dikemudikan Arfan Sukoco dengan rute Cipulir–Kebayoran.

Menurut Ojo, pengemudi bus dari arah Kebayoran mengakui tertidur saat mengemudi sehingga kendaraannya masuk ke jalur berlawanan dan terjadi tabrakan adu banteng.

“Yayan mengakui tertidur saat mengemudi, akibatnya kendaraannya masuk jalur yang berlawanan sehingga terjadi tabrakan adu banteng,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, 24 penumpang dari bus yang dikemudikan Arfan Sukoco mengalami luka-luka. 

Sementara itu, bus yang dikemudikan Yayan tidak membawa penumpang saat insiden terjadi.

Para korban luka dilarikan ke RS Sari Asih Ciledug dan RS Bakti Mulya Slipi untuk mendapatkan perawatan. 

Dua orang di antaranya mengalami patah tulang dan dirawat di RS Sari Asih Ciledug. 

"Korban MD (meninggal dunia) tidak ada," tutur Ojo. 

Kronologi Kecelakaan

ua armada bus Transjakarta adu banteng di ‘jalur langit’ Koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan pada Senin (23/2/2026) pagi.

Insiden tersebut menyebabkan 18 penumpang mengalami luka ringan dan bagian depan kedua bus mengalami kerusakan.

Kecelakaan terjadi saat salah satu pramudi diduga mengantuk hingga kendaraan melintas ke jalur berlawanan dan menghantam bus dari arah sebaliknya.

Berdasarkan temuan sementara di lapangan, bus operator BMP 263 tengah melayani rute dari Tegal Mampang menuju JORR. 

Saat mendekati Halte Swadarma, pramudi berinisial Y diduga mengantuk.

“Akibatnya, bus melintas ke jalur sebelah pada saat bersamaan dengan melintasnya bus operator MYS 17100 dari arah berlawanan,” ucap Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Tabrakan pun tak terhindarkan hingga kedua armada mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.

Baca juga: Usai Kecelakaan Dua Bus, Layanan Transjakarta Koridor 13 di Halte Cipulir Berangsur Normal

18 Penumpang Luka Ringan

Ayu memastikan pihaknya langsung melakukan penanganan cepat di lokasi untuk memastikan keselamatan penumpang.

“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan pelanggan. Petugas telah melakukan evakuasi cepat ke halte terdekat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan,” kata Ayu.

Sebanyak 18 pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan, termasuk di RS Sari Asih. 

Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Transjakarta bersama operator bus.

Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan memastikan layanan di Koridor 13 tetap berjalan dengan penyesuaian operasional.

Manajemen juga menegaskan akan melakukan penguatan prosedur keselamatan untuk mencegah kejadian serupa terulang, sekaligus memastikan standar keamanan layanan tetap menjadi prioritas utama.

Sudah dievakuasi 

Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua bus TransJakarta terjadi di Koridor 13 atau jalur layang, tepatnya di sekitar Halte Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin pagi (23/2/2026).

Insiden itu menyebabkan kepanikan penumpang serta mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan kedua armada bus. 

Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka ringan.

Berdasarkan pantauan Warta Kota di lokasi, bagian depan kedua bus tampak ringsek akibat benturan. 

Pecahan kaca terlihat di sekitar area kejadian.

Sejumlah penumpang mengalami luka ringan yang diduga akibat terjatuh saat terjadi benturan serta terkena serpihan kaca. 

Baca juga: Ringsek, Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Langit Koridor 13 Cipulir Arah Blok M Jakarta Selatan

Para korban langsung mendapatkan penanganan awal di lokasi kejadian, sedangkan sebagian penumpang lainnya dievakuasi guna menghindari risiko lebih lanjut.

Salah seorang warga, Muhamad Latif, mengatakan dirinya mengetahui kecelakaan itu saat bus yang dinaikinya melaju dari arah Kuningan menuju Petukangan Utara.

KECELAKAAN BUS TRANSJAKARTA -- Dua unit bus TransJakarta terlibat kecelakaan di jalur layang Koridor 13, tepatnya di sekitar Halte Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat jam sibuk pagi, ketika arus penumpang menuju pusat aktivitas di ibu kota tengah meningkat.
KECELAKAAN BUS TRANSJAKARTA -- Dua unit bus TransJakarta terlibat kecelakaan di jalur layang Koridor 13, tepatnya di sekitar Halte Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat jam sibuk pagi, ketika arus penumpang menuju pusat aktivitas di ibu kota tengah meningkat. (@kabarciledug/Tidak Ada)

“Dari arah Kuningan mau ke Petukangan Utara, kecelakaan di dekat Halte Cipulir sama bus. Bagian depan yang rusak, belakang tidak," ujarnya, Senin.

Kecelakaan ini sempat menyebabkan antrean penumpang di sejumlah halte bus dari arah Ciledug menuju Jalan Kapten Tendean. 

Namun, operasional bus tidak terdampak signifikan karena petugas TransJakarta segera melakukan penanganan dan pengaturan lalu lintas di jalur tersebut.

Saat ini, jalur bus TransJakarta di Koridor 13 telah kembali dapat dilalui kendaraan. 

Baca juga: Dua Bus Transjakarta Tabrakan di Koridor 13, Waktu Tempuh Membengkak dari 7 Jadi 39 Menit

"Jalur masih bisa dilewati. Jalan cepat pelan busnya karena satu jalur saja,” ujar Latif.

Petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan area serta mengatur kembali arus perjalanan bus.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh Kepolisian.

Tampak kedua bus telah dievakuasi dan jalan dari arah Ciledug ke Tendean steril. 

Sementara itu, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan armada bus operator BMP 263 dan MYS 17100 tabrakan di koridor 13.

Akibat kejadian ini, bus mengalami kerusakan di bagian depan. Hingga kini belum diketahui penyebab terjadinya kecelakaan ini.

Selain kerusakan, terdapat penumpang yang mengalami luka ringan.

Petugas langsung mengevakuasi korban menuju halte terdekat untuk mendapat pertolongan medis.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved