Rabu, 6 Mei 2026

Berita Jakarta

Banjir Jakarta Meluas, 132 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang

Hujan deras sejak Kamis siang membuat banjir meluas di Jakarta. BPBD mencatat 132 RT dan 22 ruas jalan masih tergenang malam hari.

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Miftahul Munir
BANJIR JAKARTA - Permukiman warga di Jalan Patra, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Kamis (22/1/2026). Hujan deras sejak Kamis siang membuat banjir meluas di Jakarta. BPBD mencatat 132 RT dan 22 ruas jalan masih tergenang malam hari. 

Ringkasan Berita:
  • BPBD DKI Jakarta mencatat banjir masih merendam 132 RT dan 22 ruas jalan hingga Kamis (22/1/2026) malam akibat hujan deras dan luapan sungai. 
  • Jakarta Selatan menjadi wilayah terparah dengan 46 RT terdampak dan ketinggian air hingga 90 cm. 
  • Jakarta Barat mencatat genangan tertinggi mencapai 150 cm. 
  • Sejumlah warga mulai mengungsi, sementara BPBD terus melakukan penyedotan air, pemantauan lapangan, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) menyebabkan banjir meluas hingga malam hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 132 RT dan 22 ruas jalan masih tergenang hingga pukul 20.00 WIB.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan genangan terjadi akibat curah hujan tinggi yang diperparah oleh luapan sejumlah sungai di Ibu Kota.

“Per pukul 20.00 WIB tercatat 132 RT dan 22 ruas jalan tergenang di sejumlah wilayah Jakarta,” ujar Yohan, Kamis (22/1/2026) malam.

Wilayah Jakarta Selatan menjadi daerah dengan jumlah RT terdampak terbanyak, yakni 46 RT yang tersebar di tujuh kelurahan.

Banjir di wilayah ini dipicu hujan lebat serta luapan Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, dan Kali Mampang, dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter.

Sementara itu, Jakarta Barat mencatat 31 RT tergenang, dengan ketinggian air tertinggi mencapai 150 sentimeter di Kelurahan Rawa Buaya.

Di Jakarta Pusat, banjir merendam 27 RT di Kelurahan Karet Tengsin.

Baca juga: Perkuat Citra Brand, MEGABUILD Indonesia 2026 Gandeng INARKOS

Adapun Jakarta Timur terdampak di 26 RT, terutama di wilayah bantaran Kali Ciliwung dan Kali Sunter. Jakarta Utara mencatat 2 RT tergenang di Kelurahan Kapuk Muara.

BPBD juga melaporkan adanya warga yang mengungsi akibat banjir. Di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, sebanyak 11 kepala keluarga atau 28 jiwa mengungsi di Masjid Jami Al Khaeer.

Selain permukiman warga, banjir juga merendam 22 ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Ketinggian genangan di jalan bervariasi antara 10 hingga 65 sentimeter, mengganggu aktivitas dan mobilitas warga.

Meski demikian, BPBD mencatat sejumlah wilayah dan ruas jalan telah berangsur surut, antara lain di Gandaria Selatan, Jagakarsa, serta beberapa ruas jalan di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur.

Terkait hal tersebut, BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan dan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

Upaya yang dilakukan meliputi penyedotan air, memastikan saluran air berfungsi optimal, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

“Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat,” kata Yohan.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan dan banjir susulan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi nomor 112, layanan darurat gratis yang beroperasi 24 jam. 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved