Viral Media Sosial
Fakta Video Viral Preman Tutup Lajur Exit Tol Rawa Buaya Jakbar
Sudin Perhubungan Jakbar tutup exit tol Rawabuaya pagi hari untuk meminimalisir kepadatan kendaraan di Jalan Daan Mogot.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat menutup exit tol Rawabuaya, Cengkareng, pada Selasa (13/1/2026) pagi, dari pukul 06.00–11.00 WIB, untuk mengurangi kemacetan menuju Jalan Raya Daan Mogot.
- Penutupan menggunakan rantai dan barier oranye, dan dikonfirmasi oleh Kanit Lantas Cengkareng AKP Yeni serta Wali Kota Jakbar Iin Mutmainah.
- Polisi mengimbau warga tidak memberikan uang kepada “pak ogah” karena bisa membahayakan keselamatan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG - Video yang merekam sejumlah pria yang diduga preman di lajur Exit Tol Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat viral pada Selasa (13/1/2026) pagi.
Dalam video yang beredar, sejumlah pria berjaga di sekitar barrier.
Pada ujung lajur Exit Tol Rawa Buaya itu, melintang rantai besi di kedua jalurnya.
Video tersebut mendapat sorotan masyarakat, lantaran dinarasikan para preman atau pak ogah itu sengaja menutup lajur Exit Tol Rawa Buaya.
Rantai dan barrier akan dibuka apabila pengendara memberikan uang.
Terkait hal tersebut, Kanit Lantas Cengkareng, AKP Yeni sudah mengecek langsung terkait video viral di sosial media instagram beberapa waktu lalu.
Dijelaskannya, penutupan itu dilakukan oleh petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat.
Baca juga: Warga Kavling DKI Kembangan Tolak Pengalihan Sodetan Pacific Garden Puri
Penutupan dilakukan untuk meminimalisir kepadatan kendaraan di dekat lampu merah ke arah Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat.
Petugas menutup exit tol dari pukul 06.00 WIB sampai 11.00 WIB atas keluhan dari pengendara karena setiap pagi macet.
"Kami mengimbau agar warga lebih waspada dan tidak memberikan uang atau imbalan dalam bentuk apa pun kepada orang yang biasa dikenal sebagai 'Pak Ogah', yaitu pihak yang mengatur arus lalu lintas tanpa kewenangan dan tanpa perlengkapan resmi dari instansi terkait," kata Yeni saat dikonfirmasi pada Kamis (15/1/2026).
Menurut Yeni, aksi pak ogah di sana tak bisa dibenarkan secara hukum karena bisa mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Lebih lanjut polisi berpangkat balok tiga itu, aksi pak ogah sangat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan.
"Karena bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Menjadi kebiasaan yang sulit dikendalikan apabila terus diberi imbalan," tandasnya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah membenarkan penutupan exit tol itu dilakukan oleh anak buahnya.
"Iya betul ditutup oleh Sudin Perhubungan Jakbar," tandasnya. (m26)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Heboh Debt Collector Tarik Mobil Lexus Berujung Laporan Polisi, BFI Finance Pastikan Akan Taat Hukum |
|
|---|
| Viral soal LPDP, Irawati Puteri Buka Jalur Resmi Klarifikasi, Minta Publik Tak Asal Menghakimi |
|
|---|
| Waspada Pemerasan Modus Pura-pura Tertabrak di Kolong Flyover Kranji Bekasi |
|
|---|
| Klarifikasi Polisi Soal Dugaan Tabrak Warga hingga Perusakan Mobil Patroli di Tebet |
|
|---|
| Klarifikasi Polisi soal Viral Lansia Warisem di Pasar Minggu Jaksel, Ini Faktanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/VIRAL-MEDIA-SOSIAL-preman-di-lajur-Exit-Tol-Rawa-Buaya-Kecamatan-Cengkareng.jpg)