Kamis, 14 Mei 2026

Berita Jakarta

Warga Palmerah Budidaya Azolla dan Lemna, Alternatif Pakan Ternak Murah dan Bergizi Tinggi

Seorang warga Palmerah bernama Benny laku terobosan, budidaya tanaman air Azolla dan Lemna, ternyata bisa jadi pakan ternak.

Tayang:
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Valentino Verry
warta kota/nuril yatul
BUDIDAYA AZOLLA - Potret budidaya tanaman air Azolla dan Lemna di lahan minimalis RW 08 Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. Lewat tanaman ini bisa jadi pakan alternatif untuk ternak lele dan nila. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebuah kolam kecil yang ditempatkan di antara dua biofloc ikan nila dan lele di RW 08 Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, disulap menjadi tempat budidaya tanaman air Azolla dan Lemna.

Dari yang terlihat, dua tanaman tersebut berwarna hijau muda dan memenuhi seluruh area kolam.

Uniknya, warga memanfaatkan tanaman tersebut menjadi pakan ikan yang juga dibudidayakan sebagai produk urban farming warga di lahan yang terbatas.

Diceritakan Benny, Ketua RW 08 Kota Bambu Selatan, budidaya Azolla dan Lemna tersebut bermula dari terbentuknya kolam ikan yang bersistem biofloc.

Baca juga: Kolaborasi Atasi Limbah Makanan, Susu Bubuk Jadi Pakan Ternak

"Awal itu kami juga menganalisa di mana pakan ikan itu secara konsumsi, secara pembelian konsumsi makanan itu agak tinggi (harga jualnya)," kata Benny saat ditemui di lokasi, Minggu (7/9/2025).

"Nah, kemudian kami melihat, ternyata ada yang lebih bisa di-mix (campur) untuk bantu ketahanan pangan ikan ini," imbuhnya.

Dari sanalah warga sepakat untuk mencampur pakan ikan berupa pelet dengan tanaman air Azolla dan Lemna sebagai nutrisi.

Terlebih, dua tanaman tersebut digadang-gadang memiliki nilai gizi yang lebih baik daripada pelet ikan biasanya.

Baca juga: Ada Dugaan Gandum Pangan Dipakai Pakan Ternak, KPPU Segera Panggil Pihak Terkait

"Azolla dan Lemna itu merupakan tanaman yang memang tanaman yang tumbuh di air," ujarnya. 

"Itu jadi kami ambil, dan dia akan tumbuh kembali. Nah, itu kita gabungkan juga untuk peletnya," imbuhnya.

Biasanya, untuk 7 kilogram air dalam ikan, Benny mengestimasikan pakan ikan 200 gram dan dicampur Azolla dan Lemna.

Dengan begitu, Benny dan warga bisa menghemat pengeluaran untuk membeli pakan ternak sehari-hari.

"Kedua, proteinnya lebih bagus. Protein untuk pakan ternak ikan lebih bagus (pakai Azolla dan Lemna). Ya, otomatis lari ke kualitas daripada ternak-ternaknya," jelas dia.

Terbukti, semua hasil panen yang Benny kelola bersama warga setempat, baik RT, PKK, maupun anak muda karang taruna kini laku di pasaran.

Bahkan, mereka sudah membuat produk frozen food sendiri dari hasil panen ikan nila dan lele yang disuapi pakan berupa Azolla dan Lemna

Mereka menjual produk tersebut seharga Rp 50.000-55.000.

Sementara sekali panen, jumlah ikan-ikan tersebut bisa mencapai 31 kilogram. 

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved