Breaking News:

Berita Video

VIDEO Pemuda Ciputat Budidaya Cupang Hingga Tembus Ekspor ke Eropa

Adapun jenis ikan Cupang yang dibudidayakannya itu adalah jenis FCCP (Fancy Chopper), yang memiliki warna Red, Dark Orange dan Yellow.

Penulis: M Nur Ichsan Arief | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Berkat ketekunan dan kerja keras ditambah jeli melihat peluang usaha membuat Aldo Syapta, seorang pelaku usaha budidaya ikan Cupang di kawasan Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, dapat menikmati buah manis dari hasil usahanya tersebut.

Meski terbilang baru dan belum setahun terjun atau sekitar medio April 2021 di bidang budidaya ikan Cupang, tapi usahanya itu boleh dibilang cukup sukses.

Dalam waktu yang singkat, lewat tangan dinginnya ia mampu mengirim hasil budidayanya itu menembus pasar Amerika Serikat, Puerto Rico, Inggris, Perancis, Belanda, Belgia, termasuk ke negeri jiran Singapura, Malaysia dan Philipina.

Dari hasil upayanya ini ia mampu mengisi pundi-pundi Rupiah miliknya antara Rp 10 Juta hingga Rp 15 Juta per bulannya, ini tentu merupakan sebuah prestasi yang fantastis dan membanggakan bagi seorang pendatang baru di bidang budidaya ikan Cupang.

Upaya budidaya yang dilakukan Aldo cukup unik dan berani, ia hanya memanfaatkan ruang tamu dan ruang tempat mencuci serta menjemur pakaian yang sempit di belakang rumahnya sebagai tempat budidaya ikan dengan peralatan seadanya.

Adapun jenis ikan Cupang yang dibudidayakannya itu adalah jenis FCCP (Fancy Chopper), yang memiliki warna Red, Dark Orange dan Yellow.

Ia memilih jenis ini karena paling banyak disukai konsumennya di luar negeri.

Pria yang juga berprofesi sebagai English Tutor ini memulai usahanya itu justeru di saat bisnis ikan Cupang sedang lesu setelah sebelumnya sempat booming di pasaran dalam negeri yang menyebabkan banyak pelaku budidaya ini tiarap bahkan ada yang sampai gulung tikar.

Melihat kondisi tersebut justeru tidak membuatnya minder dan ragu untuk terjun di bidang ini. Aldo malah mengaku makin ngegas dan tertantang dengan penuh optimis dan tekat membaja bahwa usahanya itu akan berhasil dan sukses sesuai dengan yang diharapkan, setelah melihat adanya peluang yang menurutnya justru terbuka lebar meski di masa pandemi seperti ini.

Menurut Aldo Ketiadaan tempat jangan menjadi alasan untuk tidak memulai sesuatu, justru meski memiliki tempat yang sempit, kalau memang orang itu punya niat yang membaja pasti akan berhasil, "Saya yakin mas, di tengah kesulitan pasti ada kemudahan", katanya optimis. Aldo juga menyatakan siap berbagi ilmu pada siapa saja yang ingin mengikuti jejak dirinya dengan cara menghubungi via ig @kalamano_betta

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved