Minggu, 3 Mei 2026

Makan Bergizi Gratis

Perputaran Uang Program MBG di Kabupaten Bogor Capai Rp 12 Triliun, Serap 28.500 Tenaga Kerja

Rudy mengungkapkan, dana sebesar itu dipastikan akan digunakan untuk membeli bahan-bahan pokok dari pedagang

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Feryanto Hadi
Ist
MBG - Bupati Bogor Rudy Susmanto (pegang mic) memberikan arahan dalam rapat koordinasi dengan jajaran kepala perangkat daerah di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Kamis (16/10/2025) 

Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo berpeluang meningkatkan perekonomian di Kabupaten Bogor.

Pasalnya, perputaran uang dari program ini mencapai Rp 12 triliun per tahun dan dapat menyerap 28.500 tenaga kerja.

Hal itu diungkapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam rapat koordinasi membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2026 di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Kamis (16/10/2025).

"Total dana pusat sebesar Rp6,12 Triliun per tahun akan berputar di Kabupaten Bogor. Nilai ini setara dengan setengah APBD kita," ujarnya.

Baca juga: Soal MBG Bisa Cegah Stunting, BKKBN Sampaikan Sejumlah PR yang Harus Dikerjakan

Rudy mengungkapkan, dana sebesar itu dipastikan akan digunakan untuk membeli bahan-bahan pokok dari pedagang dan petani di Kabupaten Bogor Bogor.

"Uang dari program MBG ini akan dipakai beli beras, beli cabai, beli bawang, beli telurnya orang Bogor. Tentu ini murni menggerakkan ekonomi pedagang lokal," paparnya.

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan mekanisme MBG juga membuka peluang bisnis yang baik bagi masyarakat.

Baca juga: Takut Keracunan, Sekolah Swasta Menolak MBG, Kepala BGN: Banyak Siswa yang Kembali Mengonsumsi

“Saya berharap seluruh jajaran segera menindaklanjuti dan menggarap Program MBG ini secara serius untuk memastikan perputaran ekonomi lokal berjalan optimal dan lapangan kerja tercipta sesuai target,” tutur Rudy.

Dia menjelaskan Program Makan Bergizi (MBG) bukan hanya menyangkut peningkatan kualitas kesehatan anak sekolah, tetapi juga strategi cerdas untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menjadikan sebagai motor penggerak ekonomi lokal, yang diyakini mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja dan memutar uang pusat hingga triliunan rupiah di Kabupaten Bogor," bebernya.

Bupati Rudy menekankan pentingnya mengejar Program MBG karena dampak multi-sektor yang ditimbulkannya.

Menurutnya, skema serapan tenaga kerja dari program ini luar biasa. Kabupaten Bogor menargetkan pendirian 570 dapur yang beroperasi untuk menyediakan makanan bergizi.

"Satu dapur itu rata-rata mempekerjakan 50 orang, mulai dari tukang masak, tukang membersihkan, hingga tukang cuci. Kalau kita punya 570 dapur, maka ada 28.500 orang yang akan mendapatkan pekerjaan baru," tandas Rudy.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved