Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022: Ada Pohon Mimpi di Pameran CONMEBOL, Sugukan Sejarah Sepak Bola Amerika Latin

Penulis: Rendy Rutama
Editor: Rendy Renuki
Penampakan pohon mimpi di pameran CONMEBOL yang digelar di Kota Msheireb, Qatar, dalam menyemarakkan gelaran Piala Dunia 2022.

WARTAKOTALIVE.COM, MSHEIREB - Sembari merayakan perhelatan Piala Dunia 2022, Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) menggelar pameran kejayaan tim di kota Msheireb, Qatar.

Ketika pengujung datang ke lokasi, mata pun langsung tertuju kehadiran pohon berwarna putih yang dinamai Pohon Mimpin

Tampak papan penjelasan deskripsi mengenai Pohon Kejayaan Amerika Selatan yang menjadi landmark pameran CONMEBOL tersebut.

Jurnalis Wartakotalive.com, Eko Priyono, berkesempatan mengunjungi pameran CONMEBOL tersebut pada Rabu (30/11/2022) waktu setempat.

Pantauan secara langsung di lokasi via laporan Facebook live TribunStyle, papan tersebut nampak berdiri tegak, dengan tinggi lebih kurang 160 cm, bersama balutan warna biru, disertai warna tulisan putih.

Pohon akar sepakbola Amerika Selatan dijelaskan lebih detail, dimulai dari Stadion yang terkenal di dunia bernama Maracana, hingga lapangan jenis potrero yang dapat ditemui pada tengah kota, dan tidak sapat ditemukan di tempat lain.

Sebagai simbolis, akar pohon tersebut berada persis berada di tengah pameran.

Pohon itu juga nampak berwarna silver, dengan beberapa jenis trofi yang menempel di daun ranting.

Selain itu, pameran tersebut menyediakan fasilitas bernama Golazo Meter, berfungsi untuk pengujung yang ingin mengukur seberapa keras tendangan terhadap bola.

Dalam fasilitas tersebut, pengunjung diberikan kesempatan menendang tiga kali, di atas rumput sintetis yang mengarah ke papan besar di depannya.

Setelah menendang, pengunjung bisa langsung mengetahui ukuran kecepatan tendangan tersebut di papan angka digital sebelah kanan dari penendang.

Fasilitas tersebut juga nampak dilengkapi oleh pembatas besi berjaring berwarna hijau, yang terlihat berbentuk persegi mengurung tempat itu, dengan tujuan menghindari lesatan bola yang menyasar.

Tempat ini juga terbilang ramai, dibuktikan dengan antrian yang terbilang menjulang memanjang ke belakang.

Pada bagian dinding tempat ini, terlihat juga poster pemain bola bernama Ronny Heberson, yang tercatat memiliki tendangan terkencang di dunia, mencapai 210km/jam.

Halaman
123