Dukung Anak Geluti Dunia Surfing Profesional, Martha Rela Pindah Rumah dari Jakarta ke Bali

Penulis: Leonardus Wical Zelena Arga
Editor: Rendy Renuki
Rafael Hiroshi Setiadi, bocah berusia 9 tahun yang gigih menggeluti olahraga surfing karena dukungan dari ibunya.

Namun bagi dirinya dan Rafael, gelar juara tersebut belum menjadikan rasa puas.

Hal tersebut dapat dilihat saat Martha menerima tawaran dari Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) supaya anaknya maju mewakili DKI Jakarta dalam kompetisi Kejurnas.

Diketahui, kompetisi tersebut akan berlangsung selama dua hari mulai Selasa (4/10/2022) hingga Rabu (5/10/2022) ke depan.

Ia pun menceritakan alasan anaknya terpilih mewakili DKI Jakarta dalam Kejurnas tersebut.

"Karena di DKI Jakarta kan enggak punya atlet banyak. Sedangkan Kejurnas ini mencari bibit-bibit baru. Kalau yang maju kebanyakan umur 30 tahun, bibit baru bukan? Jadi itulah alasan anak saya terpilih," ujar Martha.

Saat terpilih untuk mewakili DKI Jakarta, Martha mendorong Rafael untuk berlatih lebih keras.

Yang sebelumnya hanya berlatih satu minggu sekali, Rafael mulai meningkatkan pola latihannya menjadi dua kali dalam sehari.

"Jadi Rafael latihan tiap pagi sebelum berangkat sekolah. Lalu pas habis pulang sekolah, dia latihan lagi," ucap Martha.

Hal itulah yang membuat ia bersama dengan keluarga memutuskan untuk pindah ke Bali pada Juli 2022 yang lalu.

Karena menurutnya, di Bali lebih mudah fasilitas bagi anaknya untuk berlatih olahraga surfing (jelang Kejurnas).

"Kalau di Jakarta kan susah cari tempat buat surfing. Jadi ya kami memutuskan pindah ke Bali supaya bisa mendukung penuh Rafael," kata Martha.

Martha juga selalu memberikan support kepada Rafael, nantinya bukan perihal menang atau kalah.

Melainkan pengalaman berharga yang akan didapat oleh Rafael sebagai bekal untuk beberapa tahun ke depan.

Di akhir obrolan, Martha berharap supaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap surfing cilik seperti Rafael.

Halaman
123