ACT Disorot

Polri Diminta Selidiki ACT yang Diduga Selewengkan Dana Umat Hingga Gaji CEO Rp250 Juta Per Bulan

Penulis: Budi Sam Law Malau
Netizen meminta Polri menyelidiki lembaga ACT (aksi cepat tanggap) yang diduga selewengkan dana umat. Bahkan gaji CEO ACT sebesar Rp250 Juta Per Bulan dianggap tak masuk akal

“Gaji tertinggi di lembaga kami tidak lebih dari Rp 25 juta,” ujar Direktur Pemasaran Rumah Zakat, Irvan.

Berdasarkan laporan Tempo pula, donasi yang dihimpun ACT pada 2020 setidaknya mencapai Rp 462 miliar.

Sedangkan Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat masing-masing menghimpun dana donatur Rp 375 miliar dan Rp 224 miliar pada 2020.

Selain menerima gaji dan fasilitas tinggi, para petinggi ACT ditengarai juga mendulang uang dari unit bisnis yang ada di bawah lembaga itu.

Salah satunya, berasal dari PT Hydro Perdana Retailindo.

Terkait hal ini tagar #JanganPercayaACT sempat menjadi trending, hingga Minggu malam.

Pantauan Wartakotalive.com, tagar ini mencapai 2.092 tweet sampai Senin (4/7/2022) dinihari pukul 00.15.(bum)