Kriminalitas

Hendak Lerai Perkelahian, Anggota TNI di Depok Meninggal Ditusuk, Pelaku Diancam 3 Pasal Sekaligus

Penulis: Muhamad Fajar Riyandanu
Editor: Feryanto Hadi
Suasana sidang Kasus perkara pembunuhan anggota TNI bernama Yorhan Lopo di Kota Depok dengan tersangka Ivan Viktor Dethan (28), memasuki tahap persidangan perdana, yakni pembacaan dakwaan. Persidangan tersebut dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Depok pada Selasa (7/12/2021). (Muhamad Fajar Riyandanu)

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kasus perkara pembunuhan anggota TNI bernama Yorhan Lopo di Kota Depok dengan terdakwa Ivan Viktor Dethan (28), memasuki tahap persidangan perdana, yakni pembacaan dakwaan.

Persidangan tersebut dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Depok pada Selasa (7/12/2021).

Dalam pembacaan dakwaan yang dilakukan oleh Alfa Dera sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kota Depok, Ivan didakwa dengan tiga pasal yakni primair Pasal 338 KUHP serta subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP dan Kedua Pasal 351 ayat 1 KUHP.

Baca juga: Bentrokan Anggota TNI-Polri, Andika Perkasa: Kalau Cuma Salaman dan Olahraga ya Begitu-begitu Saja

Baca juga: Bentrok Oknum Polisi VS TNI Masih Terjadi, Pengamat Sebut Hal Memalukan, Harus Saling Instrospeksi

Suasana sidang Kasus perkara pembunuhan anggota TNI bernama Yorhan Lopo di Kota Depok dengan tersangka Ivan Viktor Dethan (28), memasuki tahap persidangan perdana, yakni pembacaan dakwaan. Persidangan tersebut dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Depok pada Selasa (7/12/2021). (Muhamad Fajar Riyandanu) (Warta Kota)

Diketahui, terdakwa Ivan pada hari Rabu (22/9/2021) sekira pukul 19.30 WIB melalukan penusukan kepada Yorhan Lopo dengan pisau lipat di teras rumah yang beralamat di Jalan Patumbak RT 004/ RW 005, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok.

Menurut Dera, kasus ini berawal saat terdakwa Ivan Victor Dethan alias Ivan mendapat ajakan untuk mendampingi saksi Roy Marthen Leonard Mbau Doek dan istrinya yang bernama saksi Rendy Pondesta Yasin untuk mengklarifikasi dan mendamaikan secara kekeluargaan perselisihan antar sesama perantau dari Nusa Tenggara Timur.

Peristiwa ini terjadi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Patumbak RT 004/ RW 005, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok.

"Sampai di lokasi saat proses mendamaikan perselisihan, terdakwa Ivan melihat terjadi percekcokan antara Marnus Surya Adiesta dengan Adam Y. Sesfao.

Baca juga: Anies Telanjur Putuskan PPKM Level 3 pada Libur Nataru, Wagub Ariza: Nanti Kami Akan Sesuaikan

Selanjutnya terdakwa karena kondisi terpancing emosi langsung melukai Adam Y. Sesfao menggunakan pisau," ucap Dera di ruang sidang PN Depok.

Melihat adanya cekcok, korban Yorhan Lopo mendatangi lokasi kejadian dengan niat untuk melerai.

Namun, karena melihat korban datang, pelaku mengaku panik dan mendatangi korban.

"Selanjutnya dengan menggunakan pisau yang terdakwa persiapkan langsung menusuk secara keras ke arah dada korban yang mana akibat perbuatan terdakwa tersebut mengakibatkan Yorhan Lopo terjatuh," jelas Dera.

Usai menerima tikaman benda tajam, korban sempat mengamankan diri dengan lari ke arah belakang rumah menuju semak semak.

Baca juga: Bentrok dengan Kopassus gegara Rokok, Lima Polisi Satgas Amole di Papua Terluka, Begini Kronologinya

Keesokan harinya, sekira pukul 05.30 wib, korban ditemukan tewas dengan luka terbuka pada dada sisi kiri yang memotong jantung akibat kekerasan tajam.

"Selain itu, menurut laporan kedokteran forensik  Rumah Sakit Bhayangkara, tampak organ organ dalam tubuh yang pucat sebab mati orang ini akibat kekerasan tajam pada dada yang memotong jantung sehingga mengakibatkan pendarahan," sambung Dera.

Baca juga: Liuruskan Ucapan Jenderal Dudung, Kadispenad: Maksudnya Jangan Mendalami Agama Tanpa Guru

Adapun sidang akan dilanjutkan pada Senin (13/12/2021) dengan agenda pemeriksaan saksi. "Satu minggu ke depan pemeriksaan saksi. Ada 10 saksi akan dihadirkan," pungkas Dera. (M29)