Vaksinasi Covid19

Ketua Satgas Covid-19 PB IDI: Vaksin Booster Aman Buat Usia Lanjut dan Memiliki Komorbid

Editor: Yaspen Martinus
Jika cakupan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap telah mencapai lebih dari 50 persen, maka dosis ketiga alias booster bakal dilakukan.

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Jika cakupan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap telah mencapai lebih dari 50 persen, maka dosis ketiga alias booster bakal dilakukan.

Ketua Satuan Tugas Covid-19 PB Ikatan Dokter Indonesia Prof Zubairi Djoerban mengatakan, vaksinasi dosis ketiga penting dilakukan dengan vaksin yang tersedia.

Booster bisa dengan vaksin yang sama di dua dosis sebelumnya, atau vaksin yang berbeda.

Baca juga: Takkan Ada Penyekatan Saat Libur Nataru, Pelaku Perjalanan Belum Divaksin Bakal Disuntik di Tempat

"Negara-negara yang masyarakat sudah banyak disuntik vaksin dua dosis kini mengalami peningkatan kasus Covid-19, karenanya penting vaksin booster," ujar Prof Zubairi dalam dialog virtual FMB9 - KPCPEN, pada Kamis (18/11/2021).

Dia mengatakan, saat ini yang menjadi prioritas vaksin booster adalah tenaga kesehatan, pelayan publik, orang yang memiliki komorbid, dan juga kelompok lanjut usia.

"Vaksin booster aman buat usia lanjut seperti saya yang sudah hampir 75 tahun, dan memiliki komorbid, saya diabet, darah tinggi, dan pernah operasi jantung," tuturnya.

Baca juga: Anggota Komisi Fatwa Diciduk Densus 88, Maruf Amin Minta MUI Lebih Hati-Hati Rekrut Anggota

Sementara, Vaksinolog Dr dr Sukamto Koesno menambahkan, kekebalan yang dirangsang oleh vaksin pada waktu tertentu akan turun.

Karenanya, perlu diberikan booster dengan harapan antibodi bisa meningkat kembali.

"Pada prinsipnya vaksin yang akan digunakan sebagai booster, sama atau berbeda, yang bisa untuk meningkatkan antibodi," bebernya.

Kaji Kombinasi Merek Paling Ideal

Halaman
1234