Kasus Aktif Covid-19 Hanya Tambah 37 Kasus, Dinkes Gencarkan Penemuan Kasus Aktif di Berbagai Lokasi

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti

“Untuk persentase kasus positif atau positivity rate mingguan masih jauh di bawah 5 persen yang menjadi standar WHO, di Jakarta sebesar 0,4 persen,” imbuhnya.

Dia menambahkan, pada 18-24 Oktober 2021, testing PCR dilakukan sebanyak 146.380, dengan kasus mingguan sebanyak 710. Meski terjadi kenaikan testing PCR sebanyak sembilan persen dari minggu sebelumnya, tetapi kasus yang ditemukan menurun sebesar 32 persen.

Penurunan jumlah kasus positif ini tentu tak lepas dari manfaat vaksinasi Covid-19. Adapun cakupan vaksinasi Covid-19 KTP DKI Jakarta per 25 Oktober 2021 untuk dosis 1 sebanyak 7.187.310 (86 persen) dan dosis 2 sebanyak 5.718.827 (68 persen) dari total penduduk DKI Jakarta.

Selain vaksinasi, Widyastuti mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap penularan virus ini dan melakukan deteksi dini. Vaksinasi dan deteksi dini berperan penting dalam mencegah timbulnya keparahan dan kematian.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, kematian positif Covid-19 seminggu terakhir meningkat, dari yang semula persentase kematian sebesar 0,4 persen pada 17 Oktober 2021 menjadi 0,7 persen pada 24 Oktober 2021.

“Jika ada gejala, masyarakat harus segera berobat dan melakukan pemeriksaan PCR untuk mencegah kefatalan dan dpt dipantau segera oleh petugas kesehatan. Apalagi, Covid-19 pada anak seringkali tidak menunjukkan gejala atau justru gejala lain, seperti diare/keluhan saluran pencernaan,” tuturnya.