Ganjil Genap

Pengendara Was-was saat Melintasi Jalan Gunung Sahari, Khawatir Melanggar Aturan Ganjil Genap

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Valentino Verry
Aturan ganjil genap (gage) pengemudi kendaraan roda empat atau lebih di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (24/10/2021) masih sebatas bentuk sosialisasi.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kebijakan ganjil genap (gage) bagi pengemudi kendaraan roda empat atau lebih di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (24/10/2021) masih sebatas bentuk sosialisasi.

Wakasat Wilayah Lantas Jakarta Utara Kompol Sunardi mengatakan pihaknya masih melakukan sosialisasi kebijakan gage bagi para pengendara saat hari pertama tersebut. 

Baca juga: Melanie Subono Punya Cara Ampuh Melawan Haters di Media Sosial, Apa yang Biasa Dilakukannya?

"Mulai hari ini pemberlakuan ganjil genap di wilayah khususnya Jakarta Utara di Gunung Sahari, namun demikian masih sosialisasi," kata Sunardi, di lokasi, Senin (25/10/2021). 

Pengawasan gage yang dilakukan sejak pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB tersebut terdapat ratusan pengendara yang diberi sosialisasi. 

"Hari ini yang kita ingatkan baik yang putar balik atau kita luruskan ada sekitar 200 kendaraan," ujar Sunardi. 

Sunardi menambahkan petugas hingga saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi terhadap para pengendara hingga masyarakat mengetahui kebijakan gage tersebut. 

"Untuk sosialisasi ini kita menunggu perintah dari pimpinan kapan untuk rencana penindakannya," tutur Sunardi. 

Baca juga: Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang, 1 Pohon Tumbang di Kecamatan Kembangan

Seorang pengendara, Ferdy mengatakan dirinya kaget saat diberhentikan petugas. Ia mengaku tidak tahu bahwa saat ini sudah ada aturan gage di Jalan Gunung Sahari. 

"Kaget juga pas saya diberhentikan. Saya pikir saya salah apa. Rupanya jalan ini kena ganjil genap. Belum tahu sama sekali," ucap Ferdy. 

Sementara pengendara lainnya, Ujang mengaku juga dirinya baru saja keluar Tol Ancol dan lewat Jalan Gunung Sahari menuju tempat kerjanya di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Halaman
123