Kriminalitas

Ungkap Lima Perusahaan Pinjaman Online Ilegal, Polisi Kini Buru Pemilik Modal

Penulis: Desy Selviany
Editor: Dwi Rizki
Rilis penangkapan 13 tersangka pinjaman online (Pinjol) ilegal di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (22/10/2021)

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polisi masih buru Direktur Utama dan pemberi modal perusahaan Peminjaman Online (Pinjol) ilegal. Polisi baru mampu menangkap Direktur perusahaan Pinjol.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan bahwa pihaknya ringkus lima perusahaan Pinjol yang meresahkan masyarakat.

Pertama adalah di Ruko Komplek Kelapa Gading, kedua PT Indonesia Tekno Nusantara di Green Lake City, ketiga di Jalan Karet Pasar Baru, keempat di Tanah Abang Jakarta Pusat, dan kelima di wilayah Kelapa Dua, Tangerang Selatan.

"Dari lima TKP yang sudah kami lakukan penggerebekan menyangkut masalah Financial Teknologi ilegal ada 13 tersangka sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan ditahan," bebernya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (22/10/2021).

Dari penggerebekan di Kelapa Gading pihak polisi menangkap lima orang, sementara dari Ruko di Karet polisi tangkap satu orang.

Kemudian di Green Lake City polisi tangkap tiga orang, di Tanah Abang polisi tangkap dua orang, dan di Kelapa Dua Tangerang Selatan polisi tangkap tiga orang.

dari 13 tersangka merupakan pegawai yang penting dari perusahaan Pinjol tersebut.

Baca juga: Terkuak, Perusahaan Pinjol Ilegal Ternyata Terafiliasi dengan Pinjol Resmi

Baca juga: Polisi Bekuk dan Tetapkan 13 Tersangka Pinjol Ilegal dari 5 Penggerebekan, Termasuk Satu Direktur

Beberapa di antaranya ialah desk collection atau DC.

Tugas DC ialah melakukan penagihan kepada korban.

Dimana unit DC ini menagih korban lewat sms dan media sosial korban.

Halaman
1234