Vaksinasi Covid19

Rahmat Effendi akan Evaluasi Program Vaksinasi Covid-19 Door to Door di Kota Bekasi

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Valentino Verry
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terus berupaya meningkatkan program vaksinasi agar mencapai herd immunity.

Terpisah, Lurah Jati Cempaka, Kota Bekasi, Amir mengatakan, pemerintah gelar vaksinasi door to door ini bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Hal itu juga dilakukan untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak, intruksi langsung pimpinan, agar vaksinasi Covid-19 dapat menyeluruh didapatkan masyarakat," katanya.

Selain itu, banyak kesibukan warga sehingga belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Maka adanya program vaksin Covid-19 door to door ini, pemerintah hadir langsung ke lingkungan masyarakat.

Baca juga: Ganjil-genap Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan Sebut Sulit Kendalikan Sepeda Motor Masuk Kawasan Puncak

"Sebagian warga belum sempat datang ke sentra vaksin yang ada, karena kesibukan kerja dan lainnya."

"Kami turun langsung datangi warga, ke rumah rumah hingga pangkalan ojek," ujarnya.

Kombes Aloysius Siapkan Strategi Khusus untuk Capai Target Vaksinasi Merdeka

Vaksinasi Merdeka aglomerasi yang digelar wilayah penyangga DKI Jakarta meliputi Polres Bekasi Kota, Bekasi Kabupaten, Tangerang Kota, Tangerang Selatan, dan Depok selesai digelar.

Adapun Kota Bekasi khususnya untuk capaian vaksinasi merdeka aglomerasi ini baru mencapai 65,5 persen dari target 70 persen.

Meski begitu Polres Metro Bekasi akan menyiapkan langkah strategis terkait capaian vaksinasi itu.

Baca juga: Ariza Apresiasi Kinerja Petugas UPK Badan Air Bersihkan Selokan dalam Waktu Tiga Jam

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Aloysius Suprijadi usai melakukan pertemuan secara virtual dengan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran terkait capaian vaksinasi merdeka aglomerasi yang selesai digelar itu.

"Target kami 70 persen, dan dalam pelaksanaan vaksinasi ini kami masih memiliki kekurangan 4,5 persen lagi," kata Kombes Pol Aloysius Suprijadi, Jumat (1/10/2021).

Diungkapkan Aloysius, jika untuk pelaksanaan kegiatan vaksin merdeka aglomerasi kedua ini khususnya di Kota Bekasi telah digelar selama 10 hari sejak 22 September hingga 1 Oktober 2021.

Adapun ratusan titik sentra vaksin yang disiapkan.

"Vaksinasi merdeka aglomerasi di Bekasi kota sendiri ada 112 gerai titik vaksinasi yang dilaksanakan mulai dari tanggal 22 September sampai 1 Oktober 2021. Jadi hari ini terakhir," katanya.

Meskipun diakui tak mencapai target, Aloysius mengaku akan melakukan evaluasi pelaksanaan vaksinasi merdeka aglomerasi di wilayah itu.

Langkah itu dilakukan agar mengetahui kendala yang ada dan segera menyiapkan strategi untuk mencapai target tersebut.

Sebab berdasarkan laporan dari beberapa titik gerai vaksin merdeka aglomerasi, ada capaian vaksinnya yang sudah cukup tinggi bahkan hampir 90 persen warganya yang sudah vaksin.

Artinya dengan kondisi ini, maka kedepan akan bergeser ke wilayah yang cakupan vaksinnya masih rendah.

"Kita akan geser tempatnya. Kita akan carikan tempat yang betul betul sesuai. Dimana masyarakat yang capaian vaksinnya masih rendah," ujarnya.

Pihaknya juga berharap kepada masyarakat khususnya Kota Bekasi untuk bisa segera datangi sentra-sentra vaksin yang tersedia di Kota Bekasi.

Sehingga masyarakat nantinya bisa kembali beraktivitas secara normal.

Apalagi menyusul adanya informasi gelombang ketiga.

Sehingga dengan masyarakat yang telah tervaksin ini setidaknya dampak yang terjadi tidak parah karena sudah memiliki kekebalan imunitas pada tubuh setelah tervaksin.

"Sehingga apabila masyarakat nantinya sudah di vaksin mudahan-mudahan masyarakat pun apabila terpapar tidak terlalu parah dalam kondisinya dan tidak menyebabkan kematian," ucapnya.