Virus Covid19

Rahmat Effendi Minta Pemerintah Pusat Longgarkan Sektor Ekonomi saat Kasus Covid-19 Sudah Turun

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Valentino Verry
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan meminta pemerintah pusat melonggarkan aktivitas ekonomi.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1-4 telah berlangsung selama dua pekan. Kebijakan ini pun juga akan berakhir, Senin (18/10).

Mengenai apakah nantinya pemerintah kembali memperlakukan perpanjangan dengan memberikan beberapa kelonggaran di beberapa daerah PPKM, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi justru meminta Pemerintah Pusat (Pempus) untuk memberikan kelonggaran di sektor ekonomi.

Pepen sapaan akrab Rahmat Effendi, menyebut jika Kota Bekasi saat ini untuk kasus aktif sudah mengalami penurunan yang cukup baik. Oleh karena itu, kelonggaran di sektor ekonomi pun diharapkan dapat memulihkan perekonomian yang tengah lesu.

Baca juga: SOSOK Muhammad al Fatih Penakluk Konstatinopel, Dianggap Layak Jadi Nama Jalan ketimbang Ataturk

"Kalau dari kondisi sekarang ini kan sudah flat (Kasus Covid-19 nya) pasti yang di minta untukĀ  pelonggaran adalah pusat pusat ekonomi," kata Rahmat Effendi, Senin (18/10/2021).

Menurut Pepen, jika dampak pembatasan di sektor ekonomi tentunya berdampak pada pendapatan daerah dari sektor-sektor ekonomi di Kota Bekasi.

Akibatnya pun laju ekonomi di Kota Bekasi pun tidak berjalan dengan baik, bahkan catatanya yang diterima oleh Pemkot Bekasi masih dibawah 4 persen.

"Saya meminta pelonggaran, Supaya apa? Supaya restribusi jalan, pajak jalan. Kalo engga kan kita berat. Karna laju perekonomian kita masih rendah yakni masih di bawah 4," katanya.

Baca juga: Anies Dinilai Wajar Dapat Rapor Merah dari LBH Jakarta karena Belum Penuhi Janji Soal Penggusuran

Diungkapkan oleh Pepen, angka kesembuhan Kasus Covid-19, Kota Bekasi sudah berada diangka 98,64 persen.

Kemudian terhadap angka kematian Kasus Covid-19 juga sudah berada di angka 1,32 persen.

Serta bagi persentase kasus aktif juga berada di angka 0,03 persen.

"Saya rasa apabila melihat dari angka tersebut, pelonggaran ekonomi terhadap Kota Bekasi, Semoga bisa dipertimbangkan oleh Pemerintah Pusat agar untuk laju perekonomian kita bisa segera bangkit di sisa akhir tahun ini," ujarnya.

Seperti diketahui Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4 telah berlangsung selama dua pekan.

Kebijakan yang mulai berlaku pada 5 Oktober ini akan berakhir pada Senin (18/10) atau hari ini.

Baca juga: Untuk Cegah Pemuda Nongkrong dan Tawuran, Irjen Fadil Imran Gulung Jaringan Ganja Aceh

Sebagaimana diketahui, pada perpanjangan PPKM saat ini, pemerintah kembali memberlakukan sejumlah pelonggaran seperti pembukaan pusat kebugaran atau fitness center dengan kapasitas maksimal 25 persen di wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Solo Raya, Semarang Raya, Yogyakarta, dan Surabaya Raya.

Kemudian, pembukaan konter makanan dan minuman di dalam bioskop, hingga pembukaan Bandara Ngurah Rai Bali untuk perjalanan internasional mulai 14 Oktober mendatang.