Vaksinasi Covid19

Program Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi Mampu Redam Penyebaran Virus Corona

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Valentino Verry
Ilustrasi - Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi berdampak positif yakni penurunan kasus.

Sedangkan dosis kedua vaksin Covid-19 di Kabupaten Bekasi telah menjangkau sebanyak 996.801 jiwa atau setara dengan 41,23 persen.

Kabupaten Bekasi dalam waktu dekat bakal mencapai target herd immunity atau kekebalan komunal sebesar 70 persen seperti standar yang telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO).

Baca juga: Partai Bentukan Amien Rais ‘Porak Poranda’, DPP Partai Ummat Justru Berterima Kasih pada yang Mundur

Masrikoh menjelaskan berdasarkan data yang diperbarui pada Minggu (17/10/2021) kemarin, persentase masyarakat yang telah divaksin Covid-19 dosis pertama mencapai 69,44 persen.

"Total target vaksinasi di Kabupaten Bekasi ditetapkan 2.417.794 jiwa, sedangkan yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 1.678.894 orang, atau 69,44 persen," ungkap Masrikoh saat dikonfirmasi, Senin (18/10/2021).

Sementara itu, dosis kedua vaksin Covid-19 di Kabupaten Bekasi telah menyentuh sebanyak 996.801 jiwa, atau setara dengan 41,23 persen.

Sedangkan untuk vaksinasi remaja usia 12-17 tahun, dari total target sebanyak 296.174 jiwa, vaksinasi Covid-19 dosis pertama telah mencapai 111.328 orang atau setara dengan 37,52 persen.

"Untuk dosis kedua vaksin remaja  baru mencapai 94.655 orang atau sebesar 31,9 persen," tuturnya.

Baca juga: Ariza Senang Tim Piala Thomas Bisa Memberikan Kado Terindah saat Peringatan Sumpah Pemuda

Diketahui bahwa kekebalan komunal sebesar 70 persen merupakan syarat utama agar status PPKM sebuah wilayah bisa turun menjadi level 2. Kabupaten Bekasi sendiri hingga kini masih menerapkan PPKM level 3. 

Guna mendongkrak target, Pemkab Bekasi menggencarkan kegiatan vaksinasi secara door-to-door maupun di praktik bidan mandiri dengan harapan agar masyarakat yang kesulitan menjangkau kegiatan vaksinasi di pagi hingga siang hari, bisa terlayani.