Begini Strategi Produk Fesyen Lokal Curi Perhatian di Masa Pandemi

Editor: Budi Sam Law Malau
produk fesyen lokal yang bertahan di masa pandemi, seiring dengan program pemerintah #BanggaBuatanIndonesia

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Hampir dua tahun pandemi Covid-19 melanda. Dampaknya masih menjadi momok di sektor ekonomi di Indonesia, terumata pemain usaha menengah dengan produk atau brand lokal.

Di tengah kondisi serba sulit ini, masih ada secercah harapan untuk bisnis fesyen. Apalagi pemerintah juga ikut menggencarkan kampanye #BanggaBuatanIndonesia dan meminta masyarakat untuk memakai produk lokal saja. 

Akhirnya berbagai merek fesyen baru pun bermunculan di tengah pandemi. Bahkan mereka mengeluarkan produk kreatif yang menarik perhatian konsumen. 

Seperti merek Yuro Style yang memiliki berbagai macam koleksi seperti T-Shirt, poloshirt, kemeja, sweater, crewneck, hoodie, jaket, hingga celana.

Owner Yuro Style, Fendi, mengatakan awalnya dia hanya iseng dalam membuat pakaian dan menjalankan usahanya. 

Terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini, dirinya juga tak berharap banyak. Toh, bisnisnya juga memang tak semulus yang diharapkan.

"Apalagi dulu teknik promosi yang dilakukan tergolong kurang efisien, karena masih sebatas melalui media sosial pribadi, itu pun tidak konsisten," ujar Fendi, Jumat (15/10/2021).

Tapi, setelah dijalani dengan ketekunan, dan menjaga kualitas sejak awal, maka strategi melakukan penjualan secara offline kini merambah ke online di masa pandemi dan tergolong sukses.

Strategi ini berhasil. Permintaan akan produk yang ditawarkannya pun tetap mengalir.

Bahkan karena banyak permintaan pasar, akhir Fendi melebarkan penjualannya di berbagai toko online, seperti Lazada dan Shopee.

Halaman
12