Tangkap Azis Syamsudin, BEM Nusantara Sebut KPK Tetap Kuat Tanpa 56 Pegawai

Editor: Ahmad Sabran
Sekretaris Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara, Ridho Alamsyah

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Sekretaris Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara, Ridho Alamsyah mengatakan penangkapan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menjadi salah satu bukti KPK tetap kuat tanpa 56 pegawai yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan.

Menurut Ridho, pemberhentian 56 pegawai KPK yang tidak lolos TWK, tidak perlu diambil pusing.

“Apalagi sampai mengultimatum Presiden Jokowi. Kami menganggap itu lebay dan berlebihan,” tutur Ridho, Minggu (26/9/2021).

Ridho menuturkan, penangkapan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin merupakan langkah yang menunjukkan KPK tetap berkinerja baik.

"Bukannya malah melemah seperti yang disampaikan oleh teman-teman mahasiswa lainnya. Sebagai insan intelektual, seharusnya mahasiswa bisa lebih objektif dalam memandang persoalan, apalagi terhadap Gerakan penolakan pemecatan 54 pegawai KPK yang terkesan politis,” ungkapnya.

Baca juga: Drama Azis Syamsuddin Saat Ditangkap KPK, Kirim Surat Minta Pemeriksaan Ditunda karena Sedang Isoman

Baca juga: BEM SI Trending Usai Ultimatum Jokowi Agar Angkat 56 Pegawai KPK, Netizen: Siapa di Belakang BEM SI?

Menurutnya mahasiswa seharusnya bisa lebih menghargai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait revisi UU KPK.

“Saya pikir 1.271 pegawai KPK yang hari ini masih bekerja di KPK juga memiliki spirit perjuangan untuk memberantas korupsi. Hal inilah yang perlu didukung, agar perjuangan pemberantasan dan pencegahan korupsi di Indonesia bisa tercapai sesuai dengan cita-cita awal pendirian KPK,” pungkas Ridho.

Seperti diketahui, 56 pegawai KPK termasuk penyidik senior Novel Baswedan tidak memenuhi syarat untuk dialihkan statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).