Ajang Balap Formula E Diyakini Bakal Gairahkan Pariwisata Jakarta

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ketua Bidang Pariwisata dan Partisipasi Perempuan dan Anak pada DPP INAYES Anastasia Pradhita.

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Indonesia Youth Economic Society (INAYES) meyakini, ajang balap Formula E yang digelar pada Juni 2022 mendatang bakal menggairahkan pariwisata di Ibu Kota.

Pasalnya, turnamen itu akan mendatangkan para wisatawan dan mampu menyerap tenaga kerja saat event berlangsung.

Ketua Bidang Pariwisata dan Partisipasi Perempuan dan Anak pada DPP INAYES, Anastasia Pradhita mengatakan, hal ini berkaca pada perhelatan Sea Games 2018 lalu. Ajang itu, kata dia, begitu banyak menyerap tenaga kerja anak muda, sehingga dapat menambah pengalaman dan kemampuan mereka.

Baca juga: PDIP Pastikan Tolak Pengajuan Anggaran Formula E di APBD 2022

“Tentu kami sangat optimis dengan hal tersebut,” kata Anastasia Pradhita pada Minggu (26/9/2021).

Menurutnya, industri pariwisata DKI sebelumnya babak belur dihantam pandemi Covid-19. Kini, industri itu mulai menggeliat lagi, dan harapannya Formula E akan mengakselerasi perekonomian di Jakarta.

Apalagi event internasional ini akan menarik sangat banyak penonton yang berasal dari seluruh daerah. Bukan hanya dari Pulau Jawa tetapi juga dari luar Jawa, sehingga akan menggairahkan banyak industri.

“Kami berharap agar masyarakat mendukung penuh event ini, sehingga dapat berjalan dengan baik,” ucap mantan Puteri Indonesia Intelegensia 2019 ini.

Baca juga: Pendemo Kembali Datangi Gedung DPRD DKI, Minta Kepastian Formula E Dibatalkan

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakpro dan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI telah melakukan pembayaran biaya penyelenggaraan Formula E kepada FEO senilai 53 juta pound sterling atau setara Rp 983.310.000.000.

Rinciannya, 20 juta pound sterling atau setara Rp 360.000.000.000 dibayar tahun 2019 dan 11 juta pound sterling atau Rp 200.310.000.000 dibayar tahun 2020.

Sementara bank garansi 22 juta pound sterling atau Rp 423.000.000.000 yang dibayar PT Jakpro, sudah dikembalikan ke pemerintah daerah pada Maret 2021 lalu.

Ajang balap mobil listrik ini rencananya digelar di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, namun karena adanya pandemi Covid-19 diundur menjadi tahun 2022 mendatang.