Virus Corona

Jumlah Pasien Covid di RSDC Wisma Atlet Menurun, Diduga Kebanyakan Isoman di Rumah

Penulis: Muhamad Fajar Riyandanu
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sejak diresmikan pada 23 Maret 2020 sampai 30 Juli 2021, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) telah merawat 122.508 pasien. foto Perbatasan Wilayah Zona Hijau (tower 1) dan Zona Kuning (tower 2) di RSDC Wisma Atlet

Sumego menambahkan, walau tingkat keterisian tempat tidur di RSDC Wisma Atlet turun ke angka 37 persen, atau terisi sebanyak 2.935 bed dari jumlah 7.894 bed yang disiapkan, jumlah nakes tidak akan dikurangi.

“Kami tetap stand by walaupun pasien Covid-19 yang dirawat sudah menurun,” Pungkas Sumego.

Keterisian Tempat Tidur di RSDC Wisma Atlet Sudah dibawah Standar WHO

Tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran sudah berada di bawah standar yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia (WHO).

"Jumlah pasien 3.486 orang, dan tingkat keterisian tempat tidur saat ini sekitar 46 persen."

"Jadi sudah di bawah standar yang ditetapkan WHO," kata Kepala Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego, Selasa (27/7/2021) siang.

Baca juga: Menkes: Prediksi Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir Tak Ada yang Benar, Tergantung Kita Patuhi Prokes

Sumego juga memaparkan tingkat keterisian tempat tidur di RSDC Pasar Rumput dan RSDC Nagrak.

"Rusun Pasar rumput ada 192 pasien atau 11 persen, sementara di Rusun Nagrak ada 232 pasien atau 6 persen dari total tempat tidur yang tersedia," ungkapnya.

Menurut Sumego, Rusun Nagrak dan Rusun Pasar Rumput dikhususkan bagi pasien tanpa gejala.

Baca juga: Menkes: Orang Positif Covid-19 Jangan Diaibkan, Nanti Enggak Mau Lapor, Terlambat Masuk Rumah Sakit

Sumego juga menjelaskan data harian pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran per 27 Juli.

"Jadi untuk hari ini, pasien masuk ada 214."

Halaman
1234