Sang Istri Sedang Tidur Pulas, Suami Siram Air Panas 1 Ember ke Sekujur Tubuh, Ini Penyebabnya

Editor: Mohamad Yusuf
(Ilustrasi) Tekanan batin karena sering diomeli, seorang suami nekat menyiramkan air panas ke sekujur tubuh istrinya sendiri. Hal itu dilakukan oleh seorang suami berinisial T (46) di kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

Sementara itu di Jalan Kelapa Puan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, seorang suami Abdul Rahman (66) tega membunuh istrinya sendiri Maysuroh.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Selasa (27/7/2021) sekitar pukul 13.30 WIB.

Pelaku yang ditangkap tak lama usai kejadian terancam hukuman mati atau kurungan penjara seumur hidup.

"Dugaan pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 44 ayat 3 tahun 2003 tentang KDRT dan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dan pasal 338 KUHP pembunuhan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah saat merilis kasus ini, Rabu (28/7/2021).

Azis mengungkapkan, pembunuhan itu dilatarbelakangi rasa cemburu Abdul Rahman terhadap Maysuroh.

Baca juga: CATAT! Terbitkan Aturan PPKM Level 4, Anies: Pasar Buka hingga Pukul 13.00, Swalayan Sampai 20.00

Baca juga: HATI-HATI! Penggunaan Narkoba di Tengah Pandemi Meningkat 45.227 Kasus, Pengedar Manfaatkan Situasi

Baca juga: Hasil Tes PCR Tetap Positif Setelah 2 Minggu, Perlukah Tes Ulang? Berikut Penjelasan dari WHO

Kepada penyidik, Abdul Rahman mengaku sering memergoki istrinya bermesraan dengan sejumlah pria lain.

"Adapun motifnya dari keterangan tersangka adalah cemburu terhadap istrinya karena beberapa kali ditemui terlihat mesra dengan seseorang atau beberapa orang," kata Azis.

Bahkan, lanjut Azis, Abdul Rahman telah memendam cemburu kepada istrinya selama 5 tahun.

"Ternyata tersangka telah memendam dendam yang cukup lama, kira-kira 5 tahun. Istrinya punya hubungan yang lama dengan beberapa orang, namun dia mencari kesempatan untuk eksekusi," ungkapnya.

Setelah diperiksa selama 1x24 jam dan melakukan gelar perkara, polisi menetapkan Abdul Rahman sebagai tersangka kasus pembunuhan.

Halaman
1234