Hari Anak Nasional

Nadiem Makarim: Anak Kita Harus Bisa Memahami Bukan Hanya Hafal, Mempertanyakan Bukan Cuma Menerima

Editor: Yaspen Martinus
Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan anak Indonesia perlu memiliki kemampuan berpikir kritis.

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan anak Indonesia perlu memiliki kemampuan berpikir kritis.

Menurutnya, kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan di era perubahan global.

"Salah satu kebutuhan utama anak Indonesia di tengah perubahan global saat ini adalah kemampuan berpikir kritis," ujar Nadiem dalam Peringatan Hari Anak Nasional 2021, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Panglima TNI Targetkan 70 Persen Warga Jakarta Sudah Divaksin Covid-19 Sebelum 17 Agustus 2021

Menurut Nadiem, kemampuan berpikir kritis dapat tumbuh melalui kebiasaan membaca.

Dirinya mengajak anak Indonesia untuk banyak membaca.

Bagi Nadiem, kemampuan terpenting bagi anak Indonesia adalah memahami dan tidak hanya menerima.

Baca juga: Kabur dari Lapas Abepura pada 8 Januari 2016, Teroris KKB Osimin Wenda Diciduk di Puncak Jaya Papua

"Anak-anak kita harus bisa memahami bukan hanya menghafal, harus bisa mempertanyakan bukan hanya menerima," ucap Nadiem.

Kemendikbudristek, kata Nadiem, selalu memberikan prioritas agar anak-anak dapat berpikir kritis.

Gerakan Merdeka, menurut Nadiem, memberikan ruang untuk anak-anak berpikir kritis melalui pendidikan.

Baca juga: LaporCovid-19: Rata-rata Pasien Isolasi Mandiri yang Wafat Keluarganya Juga Positif

"Dengan gerakan Merdeka Belajar, kami semakin memprioritaskan kebutuhan anak," tuturnya.

Halaman
1234