Virus Corona Bodebek

Kasus Terus Melonjak, Rahmat Effendi Minta Posko PPKM Darurat Kelurahan dan Puskesmas Siaga 24 Jam

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dwi Rizki
Rapat koordinasi 4 pilar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Selasa (13/7/2021).

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Pemkot Bekasi bersama Polres Metro Bekasi dan Kodim 0507/Kota Bekasi menggelar rapat koordinasi 4 pilar guna membahas koordinasi pelaksanaan PPKM Darurat.

Dalam Rakor tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi, Dandim 0507/Bks Kolonel Arm. Iwan Aprianto serta Kasubdit Bintibsos Korbinmas POLRI, Kombes Pol. Asep Irfan Rosadi, di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Selasa (13/07/202).

Rahmat menginstrusikan kepada 4 pilar wilayah dari lurah, puskesmas, bhabinkamtibmas dan babinsa secara menyeluruh bergerak dalam koordinasi PPKM Mikro Darurat untuk mengecek dan mengantisipasi laporan dari warganya yang sedang terindikasi maupun terpapar Covid 19. 

Baca juga: Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa Bangun Ekonomi Syariah untuk Buka Lapangan Kerja

Baca juga: Boleh Berkurban Seekor Kambing untuk Satu Keluarga, Ustaz Adi Hidayat Paparkan Hukumnya

"Atas izin Kapolres dan Dandim, 4 pilar wilayah aktif 24 jam pelayanan warga di masing-masing kelurahan, dan menyiapkan di posko PPKM dalam hal tanggap cepat dan siaga," ujar Rahmat di lokasi.

Tak hanya posko yang diminta bertugas, puskesmas juga diminta memberikan pelayanan dan aktif selama 1x24 jam.

Baca juga: Hamdan Zoelva Nilai Gugatan Moeldoko Terhadap Putusan Menkumham Cacat Hukum, Berikut Alasannya

"Akan direncanakan bahwa pelayanan aktif 24 jam bagi Kelurahan, Puskesmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa wilayah masing masing sehingga warga tidak kesusahan lagi mencari solusi dengan adanya posko PPKM 24 jam," tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi menjelaskan dibutuhkan peran aktif dari Pokdarkamtibmas dan Senkom yang akan diberdayakan membantu peran sinergitas dari Forkopimda dalam hal pencegahan bagi warga masa pandemi ini.

"Terdapat 2 hal yang harus dilakukan yaitu pembatasan mobilitas masyarakat secara keras dan program vaksinasi," tutur Suprijadi. (abs)