HP dan Uang Disikat Teman Sendiri, Ateng Sesegukan Dikhianati Sesama Pengendara Vespa Gembel

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Max Agung Pribadi
Ateng sesegukan di pinggir jalan menceritakan pedihnya dikhianati teman-temannya sesama pengendara vespa gembel. Ia kini terpaksa mengemis di pinggir jalan mengumpulkan uang agar dapat pulang kampung ke Padang.

"Sekarang baru tau, ternyata teman dienakin seperti itu. Saya sekarang masa bodoh saja sama mereka. Mereka tidak tau bagaimana rasanya mencari uang itu. Ibaratnya minta-minta pun saya lakukan. Mereka saya baikin, saya temani, tetapi balasannya seperti ini," tambahnya.

Ateng sendiri telah berada di lingkungan vespa ekstrem sejak 2009 lalu.

Di jalanan, dirinya bertahan dengan mengandalkan kebaikan orang-orang.

Baca juga: Dua Residivis Berdalih Berikan Hasil Curian ke Pengemis, Kasat Reskrim: Biar Kayak Robin Hood Gitu?

Ia pun berharap agar segera bertemu dengan rekan-rekannya untuk meminta kejelasan maksud dari rekan-rekannya.

Meski dihianati oleh teman sepersaudaraan, Ateng mengaku hanya menyesalkan kelakuan teman-temannya.

Namun ia tak menyesal terjun ke vespa ekstrem atau dikenal vespa gembel.

"Saya mendapat saudara juga disini, bisa menjelajah nusantara. Ini rencana mau ke wilayah timur, sebelum pulang ke Padang," tuturnya.